Gara-gara Pesan Dari Dalam Lapas, Pelanggan Ditolak Driver Ojol

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 29 Juni 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Driver ojek online (ojol) selalu saja meninggalkan cerita yang tidak biasa saat mereka tengah mencari nafkah.

Ada saja kejadian yang membuat ketawa ngakak. Entah tingkahnya ketika mengendarai motor atau saat menerima orderan.

Sikap driver ojol yang terlalu polos juga menjadi penyebab kenapa mereka terkadang jadi bahan perbincangan.

Baru-baru ini sebuah cuplikan chattingan antara driver ojol dan pelanggannya bikin netizen tertawa guling-guling.

Cuplikan chattingan ketika driver ojol dapat orderan itu diunggah oleh akun Instagram @dramaojol.id.

Awalnya seorang pelanggan dari tim kementerian kesehatan (kemenkes) memesan driver ojol. Dia minta driver ojol agar menjemputnya di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Takut sang driver ojol nanti mendapat masalah saat masuk, pelanggan yang hanya ingin disapa Galang ini memberitahu cara agar bisa masuk ke dalam area lapas.

” Nanti kalau ditanya petugas, bilang aja jemput tim kemenkes rontgen,” kata Galang d cuplikan chattingan dengan driver ojol itu, dilansir dari Dream.co.id (28/06/2022).

Namun betapa kagetnya Galang ketika mendapat balasan dari si driver ojol tersebut. Driver ojol mengaku tidak mau menuruti petunjuk yang diberikan Galang.

Driver ojol itu mengatakan dia tidak bisa berbohong karena sedang berpuasa. Dia juga meminta Galang membatalkan orderan ojolnya.

Untuk menekankan dirinya orang jujur, driver ojol mengaku dari kecil tidak diajari untuk berbohong kepada orang lain.

” Saya gak mau berbohong (sedang) puasa.. kl begitu silakan censel aja 🙏.

” Saya tidak biasa diajarkan berbohong.. maaf ya. Silakan censel,” balas sang driver ojol.

Akhirnya Galang pun sadar kenapa driver ojol menolak untuk menjemputnya di lapas.

Rupanya, sang driver ojol mengira Galang seorang narapidana (napi) yang baru kabur dari dalam lapas. Dan untuk menghilangkan jejak, Galang sengaja memesan ojek online.

Galang terpaksa menjelaskan kalau dia buka napi. Tapi memang petugas dari tim kemenkes.

” Saya emang orang kemenkes pak, bukan napi,” balas Galang di chattingan tersebut.

Kisah petugas kemenkes dikira napi karena pesan ojol dari lapas ini pun mengundang tawa netizen.

” Yakali kabur dari lapas nungguin pesan grab… Keburu ketangkep lah 😂.”

” Drivernya pernah percaya lalu dikecewakan, jadinya ga mudah percaya 😂.”

” Berbohong emang dosa paaak tp suudzon dosa juga lohh😂.”

” 🤣 duh si bapak keseringan nonton pilem action.”

” Napi nya kabur santai nunggu di lobby 😂.” (Uli)