Gadis Ini Mengaku Lebih Dari 100 Pria Yang Ingin Melamar

dreamcoid/indolinear.com
Kamis, 16 November 2017
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Malaysia – Walaupun masih belajar jadi montir, gadis Malaysia bernama Nor Sakira Awee mampu menarik perhatian kaum adam. Gadis 20 tahun itu mengakui telah ada lebih dari 100 pria ingin melamarnya.

Tidak hanya itu, Nor Sakira juga menerima ratusan pesan cinta dari seluruh penjuru negeri melalui media sosial. Semua terjadi setelah kisah gadis asal Kampung Batangan, Marang, Kuala Terengganu ‘bermain-main’ dengan mesin jadi pemberitaan media lokal pada 14 Oktober.

” Banyak yang mengirim pesan melalui akun media sosial saya termasuk Instagram, Facebook, bahkan aplikasi telepon seperti WeChat,” kata Nor Sakira, dikutip dari Dream.co.id (14/11/2017).

Tetapi, Nor Sakira tidak menganggapnya sebagai gangguan. Penyebabnya, dia suka berteman dengan semua orang dan terbuka dalam hal asmara.

” Saya tidak punya masalah karena selama ini lebih banyak punya teman laki-laki dibandingkan teman wanita,” kata dia.

Sebelumnya, Nor Sakira adalah satu dari 65 peserta Ujian Sertifikasi Montir Otomotif di Universal Center Education Training Employment (UNICETE).

Kisah gadis itu viral di media sosial setelah keberhasilannya memperbaiki mobil sehingga mendapatkan pujian warganet.

Dia bahkan sempat dilamar orang dengan menawarkan mahar berupa uang 20 ribu ringgit, setara sekitar Rp64 juta.

Menurutnya, bukanlah masalah bila ada yang mengajaknya pacaran. Itu adalah hak mereka. Meski begitu, ada juga yang bertindak tidak sopan dan tidak menghormatinya.Nor Sakira tidak menyangka jika keterlibatannya di dunia otomotif akan mendapat perhatian seramai ini.

” Saya hanya melakukan apa yang saya suka. Tapi saya tidak menyangka mendapat umpan balik positif dari masyarakat.

” Selain mengirim pesan untuk berkenalan, banyak juga memberi dorongan dan semangat. Respons positif mereka secara tidak langsung membuat saya lebih termotivasi untuk terus maju di bidang otomotif ini,” katanya.

Menjadi viral di media sosial juga menguntungkan bagi Nor Sakira. Katanya, dia ditawari bekerja oleh sebuah perusahaan minyak pelumas di pusat servisnya di Kampung Ladang.

” Karena saya masih belajar, saya butuh referensi dari banyak pihak untuk memastikan pekerjaan itu tidak mengganggu proses belajar di UNICETE,” pungkas Nor Sakira. (Uli)