Gadis Cantik Beli Es Krim Memakai Bus, Ternyata Putri Bos PO Bintang Katulistiwa

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 16 Agustus 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebuah video seorang gadis cantik mendadak mencuri perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, dia dengan berani mengendarai bus yang cukup besar.

Menariknya, dia mengendarai bus hanya untuk beli es krim di Minimarket saja. Ternyata, gadis cantik ini merupakan putri dari bos PO. Bintang Katulistiwa. Lantas bagaimana aksi gadis cantik ini beli es krim pakai bus?

Melansir dari Merdeka.com (15/08/2021), simak ulasan informasinya berikut ini.

Beli Es Krim

Gadis cantik ini sukses mencuri perhatian masyarakat luas. Dalam video yang diunggahnya, dia mengatakan ingin membeli es krim.

“Mau beli es krim,” kata gadis cantik ini.

“Padahal bisa aja jalan kaki ✌🏻🤪,” tulisnya dalam video.

Setir Bus Sendiri

Melainkan mengendarai bus itu sendiri. Widia terlihat piawai dalam mengendarai bus tersebut.

Dengan begitu santainya, menyetir sembari coba untuk tetap mengobrol dengan kamera. Meski begitu, pandangannya tetap fokus ke depan demi menjaga keselamatannya ketika berkendara.

Putri Bos PO. Bintang Katulistiwa

Widia sempat mengungkapkan, dia memilih berhenti kuliah demi membangun perusahaan otobus tersebut. Dia membangun usaha ini bersama dengan sang ayah.

“Terus enggak lama 2016 kepengin usaha gitu pengin usaha macem-macem kaya warung gitu, tapi enggak tahu kenapa tiba-tiba kepikiran ingin usaha bus. Tapi itu bapakku yang usulkan. Enggak lama 6 bulanan itu punya dua unit dan resmi launching itu Desember 2016,” kata Widia.

Modal dari Orang Tua

“Aku dimodalin tapi nanti aku kembalikan ke orangtuaku. Jadi istilahnya orangtuaku kaya bank gitu jadi aku dapat pinjaman dan nanti aku kembalikan.  Jadi di umur yang sangat muda aku udah dilepas gitu aja,” tambahnya.

Sejak berdiri pada tahun 2016, perusahaan otobus Bintang Katulistiwa tersebut hingga kini semakin berkembang dan menjadi salah satu perusahaan bidang transportasi terkenal di Indonesia.  (Uli)