G-Dragon Menggelar Pameran Seni, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pilihannya

FOTO: grid.id/indolinear.com
Rabu, 7 Agustus 2019

Indolinear.com, Jakarta – Penggemar berat boyband Korea Selatan pastinya tak asing dengan nama G-Dragon.

Pemilik nama asli Kwong Ji Yong itu merupakan salah satu anggota boyband dengan popularitas yang luar biasa, BIGBANG.

Tak hanya cakap menyanyi dan menciptakan lagu, G -Dragon rupanya juga seorang pelukis handal.

Melansir dari Grid.id (06/08/2019), musisi 30 tahun itu kabarnya akan menggelar sebuah pameran lukisan di beberapa negara.

Kabar itu juga dibenarkan oleh pihak agensi yang menaungi sang artis, YG Entertainment.

G-Dragon akan mengkomersialkan sejumlah karyanya dalam pameran bertajuk ‘Untitled 2017’.

“Pameran yang dimaksudkan di sini adalah lukisan asli yang dibuat oleh G-Dragon sebelum tugas memulai militernya,” ujar perwakilan YG Entertainment.

“Karya itu dicetak pada bingkai akrilik untuk dikomersilkan,” imbuhnya.

“Perusahaan manufaktur barang dagangan UNWRAPP bekerja sama dengan mitra bisnis dari Tiongkok,” lanjutnya.

“Lukisan akan dipamerkan serta dijual pada bulan Agustus untuk merayakan bulan ulang tahun G-Dragon,” tandasnya.

Pameran itu sudah dimulai sejak Kamis, (1/8/2019) di Dopeness Art Lab, Taipe, ibu kota Taiwan.

Menyusul negara lainnya, Indonesia termasuk salah satu negara yang jadi pilihan untuk pameran tersebut, lho!

Negara lainnya ada Singapura, Tiongkok, Thailand, dan Hongkong.

Sayangnya belum ada keterangan negara mana yang akan jadi destinasi berikutnya setelah menyelesaikan pameran pertama di Taipe pada 18 Agustus mendatang.

Pada pameran ‘Untitled 2017’ nanti akan berisi total tujuh lukisan.

Termasuk satu karya besar berjudul ‘Untitled 2017’ bersama keenam karya lainnya yang akan membentuk ‘Flower Road’.

Menurut sebuah sumber, Flower Road dibuat G-Dragon karena terinspirasi untuk menciptakan karya seni sambil melihat pemandangan yang diciptakan oleh penonton selama konser.

Lukisan Untitled 2017 hanya dibuat 300 salinan dengan harga sekitar Rp 7,5 Juta per salinan.

Sementara lainnya disediakan 700 salinan per lukisan dengan harga kisaran Rp 3,1 Juta. (Uli)