Fokus Tingkatkan Pelayanan, RSU Tangsel Tambah Sarana Pra sarana dan SDM Medis

FOTO: Eksklusif RSU Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pelayanan medis, Rumah Sakit Umum (RSU) kota Tangerang Selatan (Tangsel) fokus dalam peningkatan sarana dan prasarana penunjang medis.

Selain itu, peningkatan mutu Sumber Daya Manusia dan tenaga medis akan ditambah dan diasah agar pelayanan medis terhadap masyarakat terus optimal.

Kegiatan yang digelar di aula lantai 4 gedung pusat pemerintahan kota Tangsel yang dipimpin langsung oleh walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dengan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan kota Tangsel, Deden Deni dan Plt. Direktur Utama RSU kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar.

Pada forum OPD, Airin mengatakan pelayanan medis yang optimal kepada masyarakat merupakan peran penting dalam menjaga etika profesionalisme para tenaga medis yang tergabung dalam RSU Tangsel. Guna menjaga profesionalisme dalam bekerja dan pelayanan terhadap masyarakat, Airin akan meningkatkan sarana dan pra sarana penunjang medis agar dapat membantu kinerja para tenaga medis terutama para dokter.

“RSU Tangsel perlu alat penyembuhan yang canggih. Karena dengan adanya saranya prasarana yang canggih, akan dapat membantu kinerja para dokter,” ungkap Airin disambut tepuk tangan meriah para pegawai yang hadir dalam forum OPD tersebut.

Misalnya, lanjut Airin, alat medis yang canggih akan dapat membantu dokter untuk menganalisa, sehingga dengan cepat mampu mengetahui jenis penyakit yang diderita pasien. Sehingga para dokter bisa lebih maksimal memberikan pengobatan dan penyembuhan terhadap pasien.

Berbicara masalah sarana penunjang medis, tentu saja harus di iringi dengan SDM yang dimiliki oleh pihak RSU Tangsel. Untuk itu, pihak RSU Tangsel akan menambah SDM dan memberikan edukasi terhadap tenaga medis.

“Sumber daya yang baik, sarana prasarana yang baik untuk masyarakat Tangsel dalam bidang pelayanan medis di RSU Tangsel,” ungkap Airin.

Ditemui di lokasi yang sama, Plt Direktur RSU Tangsel, Alin Hendarlin Mahdaniar menambahkan, bahwa program walikota Tangsel dalam hal menambah sarana penunjang medis dan SDM tentu disambut baik dan menjadi fokus di RSU Tangsel.

Allin mengaku, saat ini pun pihaknya telah memiliki beberapa fokus rencana pengembangan, meliputi pengembangan sarana prasarana, peningkatan SDM kesehatan, serta pelayanan kesehatan. Contoh pembangunan Gedung III RSU pada tahun 2018, peningkatan kompetensi SDM Kesehatan, Pengembangan RS tipe B, Optimalisasi Medical Chek Up (MCU) dan pengembangan kamar operasi.

“Yang pasti adalah RSU Tangsel terus berinovasi dalam peningkatan pelayanan medis,” katanya.

Oleh karenanya, Alin berharap, Gedung III segera jadi, sehingga dapat merealisasikan segala inovasinya segera mungkin.

“Berharap tahun depan Gedung III sudah jadi, Gedung I dan II kita redesain. Kemudian ruang UGD dan ruang intensif pindah ke Gedung III,” tukasnya.

BLUD

Di sisi lain, Allin juga mengatakan tentang rencana pengembangan penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dimana pola pengelolaan keuangan BLUD ini memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendongkrak pendapatan.

“Artinya kita dituntut untuk dapat mencapai pendapatan di luar APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), jadi artinya kita harus lebih banyak menciptakan inovasi pelayanan,” ungkapnya.

Misalnya, RSU Tangsel akan menghadirkan inovasi pelayanan yang bisa menghasilkan pendapatan, seperti menghadirkan pelayanan MCU yang lebih menarik.

“Medical Check Up itu kan memang bayar ya, jadi bisa dibuat ruangannya lebih nyaman, dengan nanti kita ada ruangan MCU eksekutif misalnya, atau nuansanya beda dibandingkan dengan Rumah Sakit lainnya,” terangnya.

Lanjutnya, pihaknya akan membuka pelayanan poli di sore hari yang berbayar, sifatnya untuk kecantikan estetika, contohnya kecantikan kulit atau gigi.

Allin juga mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan inovasi lain, yaitu bekerjasama dengan Rumah Sakit Haji.

“Salah satunya kita dengan melakukan kerjasama dengan rumah Sakit Haji, tapi sementara ini kita baru memfokuskan kerjasama untuk jamaah umroh dalam vaksinasi meningitisnya,” tutup Allin.(ADV)