Fintech Danamas Memperkenalkan Layanan Pinjaman Online Aman Dan Tanpa Ribet

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 7 April 2022

Indolinear.com, Jakarta – Perusahaan teknologi keuangan atau financial technology (fintech) Danamas memperkenalkan layanan baru bernama Lancar. Layanan ini menawarkan pinjaman untuk mengembangkan usaha atau mewujudkan rencana.

Joyce Andries, Chef Executive officer (CEO) Danamas, menjelaskan dana pinjaman Lancar by Danamas bisa dijadikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana. Apalagi pinjaman ini bisa diikuti oleh individu atau lembaga secara online, tanpa harus tatap muka.

“Prosesnya cepat, limit pinjaman besar hingga Rp 2 miliar, dan yang terpenting aman karena kami terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AFPI, dan Kominfo RI,” ujar Joyce Andries, dilansir dari Merdeka.com (06/04/2022).

Menurutnya, Lancar by Danamas menawarkan pinjaman online tanpa ribet. Jumlah pinjaman mulai Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar dengan tenor minimal 1 tahun hingga 10 tahun. Suku bunganya rendah, mulai 14 persen per tahun dengan biaya administrasi hanya 1-2 persen.

Dia mencontohkan, pinjaman dengan agunan properti ini biasanya pengajuannya cepat dengan bunga relatif rendah. Misalnya untuk pinjaman Rp 100 juta dengan tenor 2 tahun, cicilannya hanya Rp 4,8 jutaan per tahun.

Lancar by Danamas (PT Pasar Dana Pinjaman) merupakan perusahaan fintech lending peer to peer (P2P) dengan izin dari OJK dengan No KEP-49/D.05 sebagai penyedia jasa pinjaman online.

Per Desember 2021, Lancar by Danamas memiliki 23 kantor cabang di seluruh Indonesia dan lebih Rp 6,5 triliun pinjaman direalisasikan. Pada tahun ini Danamas menargetkan pencairan Rp 2,3 triliun dengan target 10 ribu UMKM.

Lancar by Danamas akan memperkenalkan produk aplikasi berbasis android dan iOS untuk fintech lending. Inovasi teknologi itu akan memudahkan pelaku usaha melakukan transaksi keuangan.

Produk berbasis teknologi tersebut akan diperkenalkan pada bulan ini dan menjadi salah satu terobosan Danamas untuk mengatasi masih rendahnya tingkat utilisasi aset di Indonesia, khu-susnya segmen menengah dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kata Joyce, Indonesia punya lebih 60 juta UMKM, tapi financing gap-nya dua kali lipat dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia.

Pada tahap awal, aplikasi Lancar by Danamas akan memperkenalkan 3 produk jasa, menyasar segmen karyawan atau profesional dan pemilik usaha baik individu maupun institusi.

Jumlah pinjaman yang ditawarkan bisa mencapai nilai maksimum Rp 2 miliar dengan maksimal tenor 10 tahun. (Uli)