Festival Antikorupsi Olahraga Menekankan Nilai-nilai Integritas Dan Sportivitas

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 24 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Nilai-nilai integritas, antikorupsi, dan sportivitias menjadi tajuk utama webinar Sport Integrity National Conference yang diadakan oleh Tim Sosiologi Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta pada Jumat (20/11/2020).

Webinar berskala nasional itu bertemakan “Patriot Olahraga Berintegritas, Pahlawan Olahraga Nasional” dan diikuti oleh 263 peserta yang diikuti mahasiswa, pelaku olahraga, dan delegasi-delegasi dari FURKOMI, IMORI, Ketua BEM Fakultas & Jurusan olahraga di Indonesia.

Wakil Rektor III Universitas Negeri Jakarta, Dr. Abdul Sukur, M.Si, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Sosiologi sebagai salah satu disiplin ilmu keolahragaan mesti dikembangkan.

Hal ini karena isu-isu dan permasalahan sosial di dunia olahraga amat beragam sehingga perlu berbagai solusi untuk melawannya.

Cara-caranya antara lain dengan menanamkan sikap integritas, antikorupsi, dan sportivitas, dilansir dari Kompas.com (23/11/2020).

Pemaparan dilanjutkan dengan informasi edukatif oleh Siti Patimah, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dia menyampaikan bahwa pentingnya pemahaman pelaku olahraga mengenai korupsi, upaya memberantas KKN, dan pentingnya menggelorakan semangat antikorupsi.

Narasumber kedua, Dr. Fahmy Fachrezzy M.Pd selaku Indonesia Taekwondo Consultant dan dosen pembimbing Tim Sosiologi Olahraga UNJ pun mendukung semangat patriot olahraga melalui sportivitas.

Banyaknya permasalahan yang terjadi di lapangan dari segi atlet, pelatih, hingga permainan tentu berpengaruh terhadap atmosfer kedamaian dan pembinaan prestasi.

Sabeum Fahmy juga menambahkan untuk selalu mengimplementasikan nilai-nilai Olimpiade, yaitu Respect, Friendship, dan Excellence.

Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia dan Ketua Umum PB ISSI, juga memberikan informasi tentang pentingnya tatanan Lembaga olahraga yang transparan dan manajemen organisasi olahraga yang baik dan bersih.

Raja Sapta mengungkapkan upaya negara mendukung prestasi olahraga nasional dan mencoba membidik tuan rumah Olimpiade 2032 di Indonesia.

Ia pun berpesan agar insan olahraga untuk turut berkontribusi mengembangkan olahraga dan mendongkrak prestasi hingga ke kancah internasional.

Selain webinar nasional, Sport Integrity National Conference juga berhasil dilaksanakan.

Mengundang delegasi mahasiswa olahraga, pembahasan mengenai isu-isu olahraga kompleks diharapkan meluncurkan suguhan solusi melalui Focus Group Discussion tersebut.

Salah satu delegasi dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Papua Barat, Irfan Dzulvikar, menyambut baik kegiatan ini.

Dia menilai permasalahan seperti KKN berdampak langsung terhadap pembinaan atlet. Hal ini ibarat cedera yang harus disembuhkan, mulai dari para patriot olahraga muda.

Inisiator gagasan Festival Antikorupsi Olahraga, Mufidi Mahmud, berpendapat menggelorakan semangat patriot olahraga melalui integritas dan sportivitas begitu esensial.

Terlebih, momentum Hari Pahlawan Nasional menyelimuti Festival Antikorupsi Olahraga kali ini.

Dia juga berharap webinar integritas serta Sport Integrity National Conference bisa berkelanjutan pelaksanaannya sehingga berdampak untuk memajukan keolahragaan nasional.

Kegiatan Festival Antikorupsi Olahraga memberikan optimisme membangun dunia olahraga yang berintegritas, antikorupsi, dan gairah sportivitas.

Olahraga Indonesia pasti akan maju, dengan catatan mengedepankan nilai-nilai tersebut, memiliki sumber daya manusia berkompeten, serta memaksimalkan segalanya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: