Federasi Hoki Es Mendukung Raja Sapta Oktohari Jadi Ketua KOI

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 21 Agustus 2019

Indolinear.com, Jakarta – Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) mendukung Raja Sapta Oktohari maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia ( KOI) Periode 2019-2023.

Ketua FHEI, Ronald Sabo Situmeang, menyatakan bahwa pihaknya memberi dukungan penuh kepada Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, sebagai ketua KOI.

Pengalaman Okto di dunia olahraga diyakini mampu membawa prestasi olahraga Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kami tahu track record beliau di dunia olahraga. Itu menjadi jaminan kami mengusungnya sebagai ketua KOI,” kata Ronald pada acara penyambutan Badax Indonesia yang baru menjuarai Liga Hoki Es Asia (AYHL) 2019, di Bintaro, Tangerang yang dilansir dari Kompas.com (20/08/2019).

Okto memang bukan nama baru di dunia olahraga Tanah Air. Ia aktif sebagai promotor, pernah menjadi Chef de Mission (CdM) Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Ketua Umum Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 Jakarta (INAPGOC), dan baru saja mendapat kepercayan memimpin Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) untuk kali kedua.

Okto pun aktif sebagai pengurus organisasi olahraga tingkat internasional. Pria 43 tahun itu menjabat sebagai Wakil Ketua Konfederasi Balap Sepeda Asia (ACC) dan salah satu anggota pengurus Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI).

“Beliau juga masih muda. Kami berharap semangatnya dapat menginspirasi kami semua untuk memberi yang terbaik untuk olahraga Indonesia,” ucap Ronald.

Okto berterima kasih dengan dukungan yang diberikan FHEI.

Ia menilai dukungan ini merupakan amanat besar yang dipercayakan kepadanya.

“Semoga dukungan ini bisa saya jaga. Selain FHEI, ada beberapa cabor juga yang mendukung saya,” kata Okto. “Sesuai nama KOI, pekerjaan paling utama adalah Olimpiade dan ini tinggal setahun lagi,” ujar Okto.

Di sisi lain, Okto juga berharap hoki es Indonesia bisa mengukir prestasi lebih baik, terutama dengan adanya torehan membanggakan dari Badax Indonesia di AYHL di China. Timnas U-15 Indonesia membawa pulang status juara, sedangkan U-12 menjadi runners-up.

Menurut Okto, torehan prestasi tersebut menunjukkan bakat luar biasa atlet muda hoki es Indonesia.

Diharapkan, para pemain muda ini bisa membawa nama Merah Putih ke ajang yang lebih tinggi.

“Saya cukup surprise karena hoki es adalah cabang olahraga baru dan pemain muda kita mampu mengukir prestasi di China,” ujar Okto.

“Jelas ini merupakan kebanggan mengingat Indonesia adalah negara beriklim tropis. Semoga ke depan, hoki es Indonesia bisa tampil di Olimpiade Musim Dingin,” kata dia menambahkan. (Uli)