Fakta Di Balik Heboh Penemuan Makam Bertulis Keturunan Nabi Sulaiman

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 9 Mei 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Warga Tangerang digegerkan dengan penemuan makam yang diklaim berusia 1.200 tahun. Pada nisan itun juga tertulis bahwa makam itu merupakan keturunan Bin Nabi Sulaiman.

Dalam makam tertulis ‘Ibu Nesah Binti Nabi Solaiman Bin Nabi Daud umur 1.200 tahun’. Nama nisan yang tak wajar dan tak masuk akal ini ditemukan di Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

Penemuan makam ini ditemukan oleh beberapa warga yang akan menggali kubur. Karena dikhawatirkan dapat meresahkan warga, makam ini akhirnya dibongkar, tapi hanya pada bagian nisannya saja.

Ditemukan Penggali Kubur

Awalnya makam bertuliskan Bin Sulaiman tersebut ditemukan oleh seorang warga yang akan menggali kubur.

Deretan Status Medsos Absurd Pasangan Kekasih, Sok-Sokan Inggris yang Gagal Romantis

Namun ada yang aneh dari tulisan makam yang dilihat para warga tersebut, karena menuliskan keturunan nabi. Seperti yang disebutkan sebelumnya ada tulisan Nesah binti Nabi Sulaiman bin Nabi Daud.

Kepala Dusun Desa Selapajang yang bernama Sofyan, pun membenarkan penemuan makam ini.

” Awalnya dilihat warga yang hendak gali kubur, terus heboh, hingga kami pun langsung mengecek ke lokasi,” katanya.

Hanya Makam Seorang Warga Biasa

Melihat keanehan dari tulisan di nisan tersebut, warga pun curiga dan segera melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat serta ulama setempat.

Diminta Kembalikan Uang THR Rp120 Ribu oleh Mantan Pacar, Wanita Ini Langsung Transfer dan Kasih Jawaban Menohok

” Kita curiga soal makam ini, dan kita pun langsung melakukan koordinasi untuk mempertanyakan soal makam ini,” ujar Kepala Dusun Desa Selapajang, Sofyan.

Warga pun sempat mengecek kebenarannya dan diketahui makam tersebut ternyata hanya milik seorang warga biasa yang telah wafat beberapa tahun lalu.

” Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata itu makam biasa, bukan makam ulama, atau keturunan nabi,” lanjut Sofyan, dilansir dari Dream.co.id (07/05/2022).

Dibongkar Hanya Bagian Nisan

Untuk menghindari adanya kesalahpahaman di masyarakat, makam pun dibongkar di bagian nisan. Menurut penjelasan Sofyan, sebagai Kepala Dusun yang juga didampingi oleh pihak kepolisian, nisan pada makam diganti dengan batu sebagai penanda.

” Akhirnya kita bongkar, nisannya saja, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan kita ganti dengan penanda yang lain, yakni batu,” kata Sofyan.

Proses pembongkaran ini pun didampingi pihak Kanit Reskrim Polsek Cisoka yang mengatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

” Kita dampingi proses pembongkarannya dan adanya hal ini kita lakukan tindak lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Ipda Mukhlis. (Uli)

loading...