Energi Terbarukan Menjadi Pendukung 26 Lokasi Laga Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 29 Desember 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Bocog, menyebut bahwa penggunaan energi terbarukan menjadi pendukungan 26 lokasi laga.

“Sebelum peninjauan resmi pada pekan ini, energi terbarukan sudah bisa dimanfaatkan,” ucap pernyataan Bocog, dilansir dari Kompas.com (28/12/2021).

Bocog mengatakan juga bahwa sebanyak 700 kendaraan berbasis bahan bakar hidrogen sudah disiapkan.

Meskipun, kini, pemerintah China menurunkan target produksi hidrogen.

Sementara itu, program penanaman pohon untuk mengurangi polusi asap di seputaran hutan di Zhangjiakou sudah terealisasi 80 persen.

“Kami akan menjadikan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 sebagai perhelatan kali pertama Olimpiade dengan emisi karbon netral,” kata pernyataan Bocog.

Sementara itu, dalam kritiknya, grup lingkungan hidup Greenpeace mengatakan bahwa tanpa adanya keterbukaan data amat sulit mengevaluasi program-program pembenahan lingkungan hidup yang dilaksanakan di China berkenaan dengan Olimpiade tersebut.

Tantangan lain lagi muncul di persiapan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Olimpiade ini akan berlangsung pada 4-20 Februari 2022.

Kekurangan pasokan air menjadi masalah apabila penyelenggara akan menyiapkan salju dan es buatan untuk Olimpiade ini.

Bocog menyebut akan ada kebijakan untuk memaksimalisasikan pasokan air lokal.

Sementara, tambahan pengganti pasokan air akan berasal juga dari sumber air hujan musim panas di China. (Uli)