Empat Tips Mencegah Kaca Mobil Terkena Jamur Saat Musim Hujan

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 22 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kaca depan mobil menjadi sesuatu yang sangat penting, karena berhubungan dengan visibilitas saat berkendara yang tentu saja berhubungan dengan keselamatan dan kenyamanan. Namun, saat musim hujan seperti saat ini, terkadang jamur sering menempel di kaca depan.

Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan munculnya jamur di kaca mobil disebabkan air yang menempel dan kemudian mengering dengan sendirinya setelah terkena panas atau sinar matahari, sehingga akan berbekas seperti kerak yang menempel. Dilansir dari Liputan6.com (20/01/2022), kondisi yang kurang menyenangkan tersebut dapat diketahui dan dihindari melalui beberapa tips yang mudah dilakukan, antara lain:

1) Kondisi kaca mobil berjamur mudah diketahui pada malam hari

Pengendara harus memastikan bahwa kaca mobil dalam keadaan bersih jika ingin mengidentifikasi tanda-tanda adanya jamur pada kaca mobil. Apabila jarak pandang pengendara saat melihat objek lain pada malam hari kurang jelas, kondisi tersebut kemungkinan mengindikasikan bahwa kaca mobil berjamur.

2) Cek kondisi dari kaca mobil secara langsung

Apabila ingin mengetahui secara langsung, pengendara dapat mencuci mobil seperti biasa. Setelah bersih dan kering, pengendara bisa melakukan pengecekan secara langsung dengan melihat dan memperhatikan detail dari kaca mobil tersebut.

Apabila terdapat bercak-bercak putih yang terkesan menempel dan tidak hilang walaupun sudah dilap sampai bersih, maka itulah jamur kaca yang dapat mengganggu jarak pandang pengendara.

3) Membersihkan mobil setelah terkena air hujan

Air hujan mengandung pH cenderung asam yang dapat memengaruhi kondisi permukaan kaca mobil. Cara terbaik untuk menghindari munculnya jamur adalah dengan segera mencuci dan mengeringkan mobil yang baru terkena hujan dengan lap bersih.

4) Menggunakan pembersih khusus jamur kaca

Apabila kaca mobil terindikasi berjamur, pengendara dapat menghilangkannya dengan menggunakan cairan kimia pembersih khusus untuk perawatan kaca. Pembersih tersebut selain dapat menghilangkan bercak-bercak jamur pada kaca mobil, sekaligus mengembalikan kondisi kaca menjadi jernih kembali. Perlu diingat, pemilihan produk pembersih yang berkualitas baik dan tepat akan memberikan hasil yang optimal.

“Kaca mobil yang berjamur dapat mengurangi visibilitas sehingga meningkatkan potensi kecelakaan. Selain itu, jamur pada kaca juga mengurangi estetika kendaraan dan dapat mengurangi nilai jual kembali kendaraan. Langkah-langkah pencegahan kaca berjamur di atas dapat dilakukan secara mandiri. Namun, untuk perawatan yang lebih besar dan perawatan berkala, konsumen kami rekomendasikan untuk membawa mobilnya ke bengkel resmi Suzuki terdekat agar ditangani oleh teknisi berpengalaman,” kata Hariadi. (Uli)