Empat Kuliner Khas Bogor Yang Diminati Pengunjung

FOTO: net/indolinear.com
Rabu, 7 Oktober 2020
Bogor | Uploader puspita
loading...

Indolinear.com, Bogor – Jika berwisata atau sekedar berkunjung ke Bogor, ada baiknya coba mencicipi makanan khas yang ada disini. Selain tempat wisata yang beragam, kuliner  yang ada di Bogor pun tidak kalah beragamnya.

Tidak heran jika masyarakat Jakarta dan sekitarnya memilih liburan akhir pekan di Bogor. Karena jika menggunakan kereta , jarak tempuhnya sekitar satu jam.

Berikut empat kuliner khas Bogor yang diminati pengunjung.

Es Pala

Es pala ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Es pala ini bukan hanya digemari oleh orang pribumi, namun juga orang Belanda saat itu. Meskipun pala merupakan rempah, namun bila sudah disajikan sebagai minuman akan terasa segar.

Untuk membuat sebuah es pala  mudah. Hanya membutuhkan irisan buah pala lalu dicampur dengan gula pasir dan garam. Campuran tersebut kemudian direbus dan didiamkan hingga dingin.

Selain memiliki rasa enak  dan menyegarkan, es pala ini juga memiliki aroma harum yang khas. Aroma itu berasal dari buah pala itu sendiri. Khasiat dari es pala ini dapat mengatasi kesulitan tidur, mual, nyeri haid, dan memperlancar pencernaan.

Toge Goreng

Banyak orang mengira menu ini terbuat dari toge yang digoreng. Namun ternyata makanan ini berupa campuran toge rebus dan mie telor kuning. Tahu goreng biasanya dicampur ketupat untuk melengkapi masakan yang hanya bisa ditemukan di Bogor.

Toge, mie kuning dan tahu kemudian disiram dengan bumbu khusus. Bumbu khusus itu terbuat dari tauco, oncom, serta kecap manis. Sehingga menciptakan cita rasa asin dan manis yang berpadu.

Hidangan ini lebih nikmat bila dimakan saat masih panas atau hangat. Toge goreng memang sangat cocok untuk disantap di daerah yang sejuk dan memiliki curah hujan tinggi seperti Bogor.

Doclang

Doclang mirip dengan lontong sayur dan kupat tahu. Isi di dalamnya merupakan campuran dari beberapa bahan. Misalnya tahu goreng yang sudah diiris, kentang rebus atau kentang goreng, telur rebus, dan pesor.

Campuran tersebut kemudian disiram dengan bumbu kacang yang memiliki tekstur agak encer. Untuk menambah rasa lezat, di atasnya biasanya diberi kecap serta taburan emping atau kerupuk. Pesor merupakan sejenis ketupat namun dibungkus dengan daun patat.

Daun patat lebih mudah ditemukan dibandingkan janur. Karena daun patat sendiri banyak tumbuh di kaki Gunung Salak. Sehingga orang-orang lebih banyak menggunakan patat daripada janur.

Laksa Bogor

Laksa ternyata tidak hanya ada di Betawi saja. Laksa Bogor juga ada dan tak kalah nikmatnya. Seperti masakan laksa pada umunya, laksa Bogor dibuat dengan mencampurkan banyak macam bumbu.

Yang membuat berbeda dari laksa lainnya, laksa Bogor ada campuran oncom di dalamnya. Sedangkan untuk pengganti mie, biasanya ditambahkan ketupat atau bihun. Tambahan daun kemangi dan toge menambah kenikmatan dari laksa bogor ini.

Kuah dari laksa bogor adalah santan kelapa yang sudah dibumbui sehingga menghasilkan cita rasa yang gurih. Tekstur kuah laksa agak kasar, karena adanya kelapa parut yang dicampurkan ke dalamnya. Untuk toppingnya, kadang penjual menambahkan tahu kuning, serundeng, atau telur rebus.(pit)

Di Banten pun ada kuliner yang tidak kalah enak. Mau tahu apa saja? Berikut informasinya.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: