Empat Buruh Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengeroyokan

FOTO: Rahmat/indolinear.com
Kamis, 5 Maret 2020

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – Sebanyak 4 buruh di Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan. Kekerasan secara bersama-sama itu terjadi di salah satu perusahaan di wilayah Pasar Kemis pada Selasa (3/3/2020).

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Tangerang mengamankan 10 orang guna penyelidikan kasus tersebut. Hingga Rabu (4/3/2020), ke-10 orang itu masih berstatus saksi. Setelah melakukan pemeriksaan dan gelar perkara, polisi menaikkan status 4 orang dari saksi menjadi tersangka.

“4 dari 10 orang yang kami amankan dan kami periksa, kini statusnya kami tetapkan sebagai tersangka dan kami lakukan penahanan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kamis (5/3/2020).

Para tersangka masing-masing berinisial IHS (24), SA (24), JM (30), dan JS (21). Adapun korban merupakan seorang pekerja pria di salah satu perusahaan di Pasar Kemis.

“Akibat pengeroyokan oleh oknum buruh itu, korban mengalami bibir pecah, giginya tanggal, serta muka memar,” ujar Ade.

Keempat oknum buruh itu dijerat dengan Pasal 170 dan atau Pasal 160 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif.

Ade menegaskan, polisi akan memproses kasus tersebut sampai tuntas, termasuk memeriksa saksi-saksi guna mengungkap kemungkinan ada pelaku lain.

Dia menjelaskan, tindak kekerasan itu terjadi saat kelompok buruh menggelar aksi unjuk rasa. Di mana, beberapa oknum buruh memaksa memasuki salah satu perusahaan, namun dihalau oleh sekuriti dan manajemen perusahaan. Pada saat itu, terjadi keributan hingga berujung pengeroyokan terhadap seseorang.

Ade mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak bereaksi, apalagi melakukan tindakan yang melawan hukum. Unjuk rasa, kata dia, diperbolehkan sepanjang dilakukan dengan mematuhi aturan hukum yang ada.(srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya