Edy Wuryanto Mendukung Sinergi TVR Parlemen Dengan Media Lokal

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Minggu, 29 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendukung sinergi TV dan Radio Parlemen, Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI bekerjasama untuk lebih menajamkan peluasan informasi mengenai kinerja Anggota DPR RI ke masyarakat di daerah-daerah. Pasalnya, TV dan Radio lokal ini punya segmen pendengar tersendiri.

“Media lokal punya segmen pendengar dan pemirsa yang lokal. Jadi seperti saya di dapil Jawa Tengah III untuk mensosialisasikan (kinerja), butuh media lokal, walaupun idealnya memang media nasional. Saya kira strategis kalau TVR Parlemen bekerjasama dengan TV dan Radio lokal, itu akan lebih memfokuskan berita pada wilayah serta segmennya masing-masing,”jelas Edy saat menjadi Narasumber dalam Lokakarya TVR Parlemen di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dilansir dari Dpr.go.id (28/11/2020).

Politisi PDI-Perjuangan ini menuturkan, rakyat harus memahami dan mengerti tentang kinerja Anggota DPR RI, dan penyampaian informasi kepada mereka harus baik dan benar. Menurutnya masyarakat tidak boleh mendapatkan informasi DPR RI yang negatif, karena DPR RI saat ini mengalami peningkatan kinerja yang baik.

“Ini terbukti dengan agenda-agenda kebijakan regulasi oleh pemerintah terkawal oleh DPR. Dan penyebaran informasi yang baik ini tergantung dari bagaimana TVR Parlemen menyampaikan kepda rakyat. Karena itu butuh networking, antara media kita di pusat dengan media lokal di Jawa Tengah ini,” imbuh Edy sembari mendorong agar kinerja Anggota DPR RI semakin terlihat, penyebaran informasinya harus diperkuat melalui TVR Parlemen.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jateng Budi Setyo Purnomo mengatakan, pihaknya ingin perspektif publik kepada Anggota DPR itu selalu positif, karena selama ini yang sering muncul dipermukaan dan terbangun di masyarakat adalah citra negatif DPR RI, padahal kenyataanya tidak seperti itu.

“Menurut saya, adanya sinergi TVR Parlemen dengan lembaga penyiaran lokal ingin Dewan itu mendapat satu respon yang positif. Artinya begini, apa yang selama ini ditangkap negatif oleh masyarakat tidak semuanya benar. Jadi keberhasilan teman-teman DPR harus dipublikasikan dan diinformasikan  oleh lembaga penyiaran di daerah atau pusat,” pungkasnya.

Budi berharap, dengan kerja sama dan sinergi ini, media lokal bisa mengakses konten-konten yang ada di TVR Parlemen secara utuh dan tidak setengah-setengah. Karena jika informasinya tidak utuh, bisa membuat respon publik menjadi negatif, ini tidak baik bagi perkembangan informasi yang semakin lama semakin maju. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: