DWP Tangsel Berikan Pembinaan Pola Asuh Anak

sophie/indolinear.com
Selasa, 17 April 2018

Indolinear.com, Tangsel – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangsel menggelar Pembinaan Pola Asuh Anak di Aula Kantor Kecamatan Ciputat, Tangsel pada 16 April 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota DWP Tangsel.

Menurut Ketua DWP Tangsel Endah Muhammad, anak merupakan harapan orangtua, harapan masa depan keluarga dan bangsa. Oleh sebab itu perlu disiapkan agar kelak menjadi manusia yang berkualitas, sehat, bermoral dan berguna bagi dirinya, keluarga, agama dan bangsanya.

“Anak seharusnya dipersiapkan sejak dini agar mendapat pola asuh yang benar saat mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan. Pola asuh baik menjadikan anak berkepribadian kuat, tak mudah putus asa, dan bertanggung jawab menghadapi hidup yang penuh dengan tantangan,” kata Endah.

Dalam undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentabg perlindunhan anak, menyebutkan bahwa setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berjalan secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Pola asuh merupakan sikap orangtua dalam berhubungan dengan anaknya, dengan kata lain pola asuh adalah bagaimana cara mendidik orangtua terhadap anak, baik secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Kegiatan yang digelar ini sangat relevan dengan kondisi sekarang, karena anak merupakan investasi keluarga, negara dan bangsa sebagai generasi penerus.

“Dari itu harus kita persiapkan dengan baik dan  terencana, sehingga anak menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, tangguh dan berakhlak mulia serta mampu menghafapi tantangan zaman,” bebernya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Endah, perku adanya keterlibatan keluarga dan semua pihak, termasuk pada guru dan komite sekolah yang sangat berperan dalam memberikan pengasuhan kepada anak, serta keterlibatan masyarakat dalam memberikan panutan dan nilai-nilai karakter yang positif bagi anak.

Baca Juga :  KPU Tangsel Tetapkan 2.033 Pemilih Tambahan

“Meskipun demikian, hak hidup bagi anak perlu diberi kebebasan dan berhak mendapat perlindungan hukum, baik dari tekanan kekerasan maupun diskriminasi, biarkan anak hidup berkembang secara wajar namun perlu terus dibimbing, diberi petunjuk ke jalan yang benar dengan maksud menjadi orang bermanfaat nmbagi orang lain,” tukasnya.

Sementara, salah satu pesera Pembinaan Pola Asuh Anak, Mismawati mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus sehingga dapat mengetahui bagaimana pola asuh anak yang baik dan benar.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami jadi lebih mengerti dan paham bagaimana cara mengasuh anak agar bertanggung jawab, kuat dan bisa melewati tantangan zaman saat ini,” bebernya. (sophie)

%d blogger menyukai ini: