Dukung Smart City, Acer Indonesia Mengandalkan Solusi IoT Smart Water

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 19 Agustus 2019

Indolinear.com, Jakarta – Di bisnis baru solusi internet of things (IoT), Acer Indonesia mengincar segmen pasar korporasi, pengelola kawasan industri, dan pemerintah kota/daerah. Ada empat solusi IoT yang ditawarkan kepada mereka, yakni solusi Acer Smart Water, Smart Power, Ligthing Solutions, dan Smart Agriculture demi mendukung program smart city.

Didit Haryanto, Commercial Product Manager and Pre-sales Acer Indonesia, menjelaskan pihaknya sudah mendatangi perusahan daerah air minum (PDAM) dan pengembang kawasan industri untuk memperkenalkan solusi smart water ini. Untuk pengembang kawasan industri dan PDAM, solusi IoT smart water ini menawarkan solusi pengelolaan air seperti mengukur kualitas air, mengontrol level air dalam pipa, dan perangkat digital water meter yang bersiifat add-on alias bisa dipasang langsung pada perangkat eksisting.

“Di solusi smart water, Acer menawarkan benefit antara lain mendorong konservasi air, memonitor kualitas air secara rutin dan real-time, menghindari kebocoran air, menghindari telat pembayaran, meningkatkan efisiensi distribusi air, dan sebagainya,” ujar Didit saat dijumpai di kantornya di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com (18/08/2019).

Menurut dia, solusi Smart Water Acer memberikan keleluasaan kepada perusahaan dan pemerintah daerah mengelola ketersediaan air minum bagi warganya. Solusi ini juga menghubungkan informasi terkini bagi warga dan perusahaan yang ingin mendapatkan kualitas air dan distribusi air yang terkendali, terutama bagi konsumen perusahaan besar seperti perusahaan agribisnis. Bagi konsumen tingkat rumah tangga, solusi ini juga memberikan fitur pelaporan secara real-time mengenai pemakaian air.

Solusi smart water ini sudah dicooba di Kaohsiung, Taiwan. Bagi perusahaan agribisnis lokal yang membutuhkan distribusi air berkualitas untuk irigasi sawah dan peternakan ikan. Implementasi smart water di Kaohsiung meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 15 persen dibandingkan sebelum menerapkan solusi smart water.

Acer, lanjut Didit, menawarkan layanan IoT dengan harga kompetitif, karena perangkatnya mengggunakan frekuensi LoRa (Long Range) yang berada di gelombang radio rendah, 900 MHz. Kelebihan menggunakan frekeunsi LoRa adalah daya jangkaunya jauh, tapi konsumsi energinya kecil sehingga biaya perangkat Acer lebih terjangkau.

Selain itu, Acer juga tengah melakukan sertifikasi seluruh perangkat IoT-nya kepada Ditjen Postel Kementerian Komunikasi dan Informatika supaya kualitas perangkatnya terjamin.

“Saat ini solusi smart water menjadi andalan solusi IoT Acer di Indonesia,” ujarnya.

Solusi lain

Selain solusi smart water, Acer Indonesia juga memiliki solusi IoT lain seperti smart power dan smart lighting. Solusi ini memudahkan perusahaan dan pemerintah dalam mengatur pemakaian/konsumsi energi listrik untuk penerangan kota, gedung, dan instalasinya. Solusi ini dapat mengatur kapan konsumsi daya listrik lebih diperlukan atau harus dikurangi, sehingga pengguna bukan saja menghemat biaya, tapi juga memberikan daya lebih lama lagi untuk pemakaian listrik di hari lain.

Terakhir, solusi smart agriculture yang membantu perusahaan agribisnis dan petani dalam meningkatkan hasil panen dengan cara memberikan informasi data tentang informasi cuaca dan kondisi tanah, kapan waktu tanam dan panen yang tepat. Solusi ini juga membantu petani untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan menghindari kerugian gagal panen akibat cuaca atau hama. (Uli)