Dua Turis Kaget Temukan Ikan Aneh Seukuran Manusia, Dikira Alien

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 1 November 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dua orang turis dibuat heran dan takjub dengan binatang laut misterius yang terdampar di sebuah pantai terkenal di Australia.

Tim Rothman dan James Barham sedang menikmati keindahan pantai di Kota Kennett River, Victoria, pada hari Senin kemarin.

Tiba-tiba mereka melihat seekor ikan aneh seukuran manusia tergolek di atas pasir. Tubuh makhluk itu panjangnya diperkirakan 1,8 meter.

Menceritakan kembali penemuannya, Tim dan James ingat betul saat itu dia berjalan-jalan di sepanjang pantai.

” Kami kemudian melihat gundukan besar ini di atas pasir. Saya belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya. Dari kejauhan, makhluk itu tampak seperti alien,” kata Tim yang dilansir dari Dream.co.id (30/10/2020).

Postingan foto makhluk aneh itu di media sosial menjadi viral. Beberapa netizen menduga bahwa binatang laut misterius itu adalah sunfish atau ikan matahari.

Juga dikenal sebagai mola-mola, ikan ini dapat tumbuh memanjang hingga 3,3 meter dan berat mencapai 2,5 ton. Menurut National Geographic, sunfish laut memang menyerupai ‘gumpalan besar yang terapung’ ketika berada di perairan.

Meski biasanya ditemukan di perairan luar, sunfish cukup sering ditemukan di pantai Australia. Nama ikan ini didapatkan dari kebiasaannya ‘berjemur’ di dekat permukaan air.

Ikan sunfish yang ditemukan di Kennett River diperkirakan sudah terdampar pada hari Sabtu lalu sebelum terlihat oleh Tim dan James pada Senin.

Sementara itu, pasangan dokter hewan Cath dan Tom Rampton mengaku kaget ketika mereka menemukan makhluk langka itu.

Mereka juga tidak pernah melihat ikan sunfish sebelumnya. Cath mengatakan ikan sunfish tersebut termasuk masih kecil untuk ukuran spesiesnya.

” Menurutku ini bukan ukuran yang sangat besar. Aku perkirakan mereka bisa tumbuh lebih besar dua kali lipat,” kata Cath.

Ralph Foster, manajer koleksi ikan di Museum Australia Selatan, menjelaskan mengapa begitu banyak mola-mola terdampar di pantai.

” Salah satunya mungkin karena habis ditabrak oleh kapal besar di laut. Ikan ini juga sering makan kantong plastik yang dikira ubur-ubur yang membahayakan mereka,’ kata Foster.

Menurut Foster, mola-mola sering menyebabkan kecelakaan pada kapal pesiar jika keduanya bertabrakan di perairan terbuka.

” Satu kapal pesiar yang ikut Sydney to Hobart 2018 terpaksa tak bisa meneruskan perlombaan setelah kemudinya patah setelah menabrak mola-mola,” ujar Foster. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: