Dua Syarat Untuk Pejabat Agar Tak Lengser Usai Datangi Situs Ngurawan

FOTO: detik.com/indolinear.com
Selasa, 29 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Madiun – Di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun ada mitos pejabat akan Lengser jika mendatangi Situs Ngurawan. Ada persyaratan agar nasib buruk tidak menimpa pejabat yang datang.

“Sampai sekarang ndak ada yang berani datang pejabat ke sini. Kalau berani harus tahu persyaratannya,” ujar sesepuh Dusun Ngrawan, Miswan (75), dilansir dari Detik.com (28/12/2020).

Persyaratan yang dimaksud Miswan yakni pejabat tidak boleh mengenakan pakaian dinas saat mendatangi Situs Ngurawan. Pejabat harus mengenakan pakaian sehari-hari dan saat masuk mengucapkan salam.

“Syaratnya jangan pakai pakaian dinas. Dan sebelum masuk sini seandainya naik kendaraan, saat pintu masuk gerbang Dusun Ngrawan turun dulu, permisi baca salam,” katanya.

Miswan mengatakan, di Dusun Ngrawan ada sebuah makam yang dikeramatkan. Yakni makam pendiri Dusun Ngrawan, Kiai Zainal Abidin, putra dari Kiai Tegalsari Ponorogo.

“Ada makam pendiri Dusun Ngrawan. Biasanya kalau ke sini peziarah ke makam,” paparnya.

Ia menjelaskan, wilayah Ngurawan dengan luas 1.200 meter persegi itu meliputi dua dusun. Yakni Dusun Ngrawan dan Doho. Setiap Jumat Legi di Bulan Suro, warga mempersembahkan kepala kambing kendit yang ditanam di tengah dusun.

“Kemarin Jumat Legi memang setiap tahun di Bulan Suro selalu menyembelih hewan kambing kendit atau yang memiliki dua warna antara hitam dan putih. Jadi kalau kambing warna hitam kenditnya harus putih bulu di perut melingkar penuh badan. Dan sebaliknya kalau kambing putih kenditnya harus hitam,” jelasnya.

Sementara Ketua RT 44 Gatot Suhanto mengatakan, mitos pejabat akan lengser jika masuk ke wilayah Situs Ngurawan boleh dipercaya boleh tidak. Bupati Madiun H Ahmad Dawami yang saat ini menjabat belum pernah datang. Padahal dulu sering berkunjung sebelum menjabat bupati.

“Bupati Pak Kaji Mbing belum pernah ke sini, dulu sering ke sini saat sebelum menjabat. Dulu nyatanya salah satu wali kota lengser setelah datang ke sini meski niatnya baik. Waktu itu memberikan bantuan kalau tidak salah,” pungkas Gatot. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: