Dua Personel Band The Rolling Stones Didakwa Atas Kasus Narkoba

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 9 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Mick Jagger dan Keith Richards personel dari band rock the Rolling Stones telah muncul di hadapan hakim di Chichester, West Sussex, dengan tuduhan pelanggaran narkoba.

Para hakim mendengarkan keterangan setelah mendapat informasi.

Informasi didapat setelah polisi menggerebek rumah Richards di Redlands Road, West Wittering pada 12 Februari 1967 dalam sebuah pesta.

Mereka menggeledah rumah, mewawancarai delapan pria dan satu wanita dan menemukan berbagai tablet dan zat yang kemudian diperiksa oleh Laboratorium Polisi Metropolitan.

Dalam penggerebekan polisi, petugas menyita sejumlah barang termasuk joss stick China yang diduga menutupi bau manis getah ganja dan baskom puding tempat abu rokok.

Penyanyi utama The Rolling Stones, Jagger (24) telah dituduh secara ilegal memiliki empat tablet yang mengandung amfetamin sulfat dan metilamfetamin hidroklorida.

Gitaris Richards (24) didakwa mengizinkan rumahnya digunakan untuk tujuan merokok ganja.

Baik Jagger dan Richards mengaku tidak bersalah dan dibebaskan dengan jaminan untuk muncul untuk diadili di West Sussex Quarter Sessions pada 22 Juni.

Di luar pengadilan, kerumunan penggemar dari kaum muda sedang menunggu untuk melihat idolanya, tetapi kedua pria itu dibawa pergi dengan mobil yang dikemudikan sopir dari belakang gedung.

Orang ketiga, Robert Fraser (29), seorang pemilik galeri telah didakwa dengan kepemilikan heroin dan delapan kapsul methylamphetamine hydrochlorid. Dilansir dari Liputan6.com (07/06/2022).

Penampilan Perdana The Rolling Stones Tanpa Mendiang Charlie Watts

Tak terbayangkan rasa kehilangan para personel The Rolling Stones atas berpulangnya mendiang Charlie Watts. Lebih dari setengah abad bersama, kini mereka manggung tanpa keberadaan sang drumer.

Mick Jagger membagikan video rekaman penampilan grup ini dalam pertunjukan “pemanasan” untuk “No Filter” lewat Twitter, Rabu (22/9/2021).

The Rolling Stone akan memulai lagi tur ini pada 26 September mendatang di Amerika Serikat, setelah sempat terhenti karena pandemi.

Namun pada Senin (20/9/2021) kemarin, diadakan pertunjukan skala kecil sebagai pemanasan.

“Dalam titik ini, malam ini adalah masa penuh kesedihan bagi kesedihan bagi kami karena ini adalah tur pertama kami dalam 59 tahun yang kami gelar tanpa Charlie Watts tercinta,” tutur Mick Jagger, sang frontman The Rolling Stone di atas panggung, dalam video ini.

Mick Jagger kemudian mengungkap rasa kangen terhadap sang sahabat, yang meninggal dunia pada akhir Agustus kemarin.

“Kami semua kangen Charlie, kami kangen sebagai band dan sebagai seorang teman, baik di atas atau di luar panggung,” pria 78 tahun ini bercerita.

Mengenang Charlie

Satu demi satu kalimat penuh emosi dan kerinduan meluncur dari sang pelantun “Satisfaction.”

“Kami punya banyak kenangan tentang Charlie. Aku yakin banyak dari kalian yang menyaksikan kami sebelumnya, juga merindukannya. Dan kuharap kalian bisa mengenangnya seperti kami,” kata dia, sambil merangkul rekan-rekan satu bandnya.

Sang vokalis lalu berjalan ke bibir panggung, meraih sebotol bir dan mengangkatnya. “Kami ingin mendedikasikan ini untuk Charlie. Marik bersulang untuk Charlie!” kata dia.

Bassist The Rolling Stones Ronnie Wood menimpali, “Charlie, kami bermain untukmu. Kami bermain untukmu.”

Sekadar informasi, posisi Charlie Watts dalam tur ini diisi oleh Steve Jordan.

Charlie Watts meninggal dunia saat tur yang dimulai tahun 2017 ini belum rampung. Seharusnya “No Filter” selesai digelar tahun 2020, tapi ditunda karena pandemi Covid-19.

Sang drummer menutup mata pada 24 Agustus lalu dalam usia 80 tahun di sebuah rumah sakit di London, Inggris. Pada awal Agustus, Charlie sempat mengumumkan mundur dari tur grupnya ini, karena menjalani tindakan medis yang tak disebutkan secara detail.

Pulih Cepat dari Operasi Jantung, Mick Jagger Kembali ke Panggung

Setelah menjalani operasi katup jantung beberapa waktu yang lalu, vokalis senior Mick Jagger kembali naik ke atas panggung bersama band-nya Rolling Stones pada Jumat malam yang lalu.

Mick Jagger bahkan kembali tampil kurang dari tiga bulan setelah proses operasi tersebut. Tidak ada tanda-tanda bahwa dia sempat mengalami masalah jantung.

“Terima kasih pada pesan dukungan kalian semua, saya saat ini merasa lebih baik, serta terima kasih yang sangat besar pada semua staf rumah sakit karena melakukan pekerjaan yang luar biasa,” tulis Jagger dalam sebuah unggahan Instagram pada awal April lalu.

Pemulihan Jagger pasca operasi April lalu terbilang mulus. Bulan Mei, dia bahkan sudah membagikan sebuah video dirinya sedang berlatih untuk tur Rolling Stones yang sempat tertunda.

NBC News melaporkan bahwa pertunjukkan pertama Rolling Stones setelah operasi Jagger tersebut ludes terjual. 60 ribu penggemar melihat aksi vokalis 75 tahun itu bersama bandnya.

“Rasanya sangat baik,” kata Jagger di sela penampilannya.

Setelah penampilan lebih dari dua jam, pertunjukkan yang diadakan di Chicaco’s Soldier Field itu ditutup dengan kembang api yang mengiringi “Let’s Spend the Night Together.” (Uli)

loading...