Driver Ojol Temukan Gang Dengan Jumlah Polisi Tidur Terbanyak

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Minggu, 11 Agustus 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Marka kejut atau yang lebih dikenal pengendara di Indonesia sebagai polisi tidur banyak digunakan masyarakat untuk memperlambat laju kendaraan.

Namun membuat polisi tidur tak boleh sembarangan. Ada regulasinya yang mengatur bentuk marka kejut maupun lokasi yang diperbolehkan, dilansir dari Dream.co.id (10/08/2019).

Tetapi fakta di lapangan memperlihatkan masih banyak polisi tidur yang dibuat asal-asalan. Marka kejut itu dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda dan sering kali jumlahnya berlebihan.

Alhasil para pengendara yang melintas menjadi kurang nyaman saat melawati jalan tersebut. Seperti yang dialami salah satu pengendara ojek online dan tengah ramai dibahas di media sosial baru-baru ini.

Si driver merekam sebuah jalan pemukiman di sebuah wilayah di Bandung, Jawa Barat. Dia terkejut saat melihat jumlah polisi tidur yang harus dilintasi.

Hitung Jumlah Polisi Tidur

Tak kalah iseng, si driver dan penumpang kompak menghitung jumlah polisi tidur yang mereka lintasi.

Dalam video terdengar sang driver melewati 16 polisi tidur sampai ujung gang.

Postingan itu pun sontak dibanjiri komentar jenaka warganet.

” Ga kebayang kan kalo orang lagi bunting lewat, bisa keguguran” Tulis akun @riskywahyupratama

” Kalo dilaporin pasti kena sidak. Ada aturannya untuk membangun polisi tidur” Tambah akun @dekguswk.

Meski begitu ada juga yang mendukung pembangunan polisi tidur dengan jumlah yang banyak untuk alasan keamanan.

” Itukan gang sempit, buka pintu langsung jalan kayak nya, takut nya ada anak anak kecil tiba tiba keluar, takut ketabrak, biar bawa motor nya pelan2 maka nya dibikin polsleep” Tulis akun @petanimudajkt.

Kalau menurutmu sebaiknya bagaimana? (Uli)

INDOLINEAR.TV