Drama Pengepungan 36 Hari Buron Penculik Pebisnis Tiede Herrema

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 22 November 2020
loading...

Indolinear.com, Monasterevin – 21 Oktober tahun 1975, sejarah mencatat awal pengepungan penculik Tiede Herrema, seorang pebisnis Belanda di Irlandia.

Polisi bersenjata telah mengepung sebuah rumah yang berjarak 40 mil (64,4 km) dari Dublin, di mana penculik menahan Tiede Herrema. Petugas Khusus Irlandia mencoba memasuki rumah di Monasterevin, Irlandia, tetapi terpaksa mundur ketika tembakan dilepaskan dan para penculik membarikade diri di kamar tidur lantai atas.

“Pada suatu saat kami dapat melihatnya di jendela, menodongkan pistol di kepala Herrema, dan setiap kali kami bergerak dia berteriak ‘Demi Tuhan jangan mendekat. Mereka akan membunuhku’,” kata seorang detektif senior di rumah tersebut berkata seperti dikutip dari Liputan6.com (20/11/2020).

Dr. Herrema, seorang kepala eksekutif pabrikmilik Belanda, Ferenka di Ballyvarra, County Limerick, diculik dalam perjalanannya ke tempat kerjanya pada 3 Oktober.

Salah satu penculik bernama Eddie Gallagher yang diidentifikasi berusia 28 tahun. Dia diburu oleh polisi sejak kabu dari penjara Portlaoise pada tahun 1974. Salah satu dalam komplotannya diyakini sang pacar yang berusia 21 tahun, Marian Coyle.

Para penculik menuntut adanya pembebasan dari tiga tahanan Republik yaitu Rose Dugdale, Kevin Mallon dan Jim Hyland sebagai imbalan atas keselamatan Dr. Herrema.

Tidak Adanya Kesepakatan Antara Polisi dan Penculik

Pengepungan itu dimulai setelah adanya pemeriksaan ekstensif terhadap dua lelaki bersaudara yang dihentikan saat mengemudikan mobil Gallagher -si penculik. Diyakini bahwa merekalah yang memberi petunjuk tentang keberadaan Dr. Herrema.

Petugas kabarnya menggunakan rumah sebelah untuk memasang alat penyadap, sehingga mereka dapat mendengar apa yang sedang terjadi pada Dr. Herrema.

Kedua belah pihak tampaknya telah melakukan pendekatan –menunggu dan melihat. Polisi Irlandia tidak ingin mengambil risiko atas keselamatan Dr. Herrema dengan menyerbu rumah tersebut.

Seorang juru bicara Pemerintah Irlandia mengatakan tidak ada negosiasi dankesepakatan dengan para penculik.

Kendati demikian para penculik bisa terhambat atas kekurangannya makanan dan air. Tidak ada pasokan yang disediakan, tetapi polisi mengatakan mereka tidak akan mematikan pasokan air untuk mencoba mengakhiri pengepungan.

36 Hari Pengepungan Berakhir 8 November

Pengepungan berakhir pada 8 November, ketika para penculik menyerahkan diri mereka kepada polisi dan Dr Herrema dibebaskan dengan kelelahan tetapi tidak terluka.

Dr Herrema telah diculik selama total 36 hari, 18 di antaranya dihabiskan di dalam rumah di Monasterevin.

“Saya melihat mereka sebagai anak-anak dengan banyak masalah. Jika mereka adalah anak saya sendiri, saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu mereka,” kata Dr Herrema tentang para penculiknya.

Pada Maret 1976 Eddie Gallagher dijatuhi hukuman 20 tahun dan Marion Coyle selama 15 tahun atas penculikan tersebut.

Diwawancarai oleh Irish Times pada tahun 1999, Dr Herrema mengatakan dia selalu percaya bahwa hukuman para penculiknya terlalu berat. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: