DPRD Tangsel Temui Banyak Kekurangan Di Gedung Baru

dedi/indolinear.com
Kamis, 9 November 2017
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Anggota DPRD Kota Tangsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi gedung DPRD Kota Tangsel yang sedang dalam proses pembangunan. Alhasil, rombongan Komisi IV DPRD menilai masih banyak kekurangan dari progres pembangunan gedung baru tersebut.

Kamis (9/11/17), Ketua komisi IV Mursidi Ilyas didampingi anggota komisi Tb. Rahmatullah dan Nurhayati Yusup melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan gedung dewan yang memasuki jilid III tahun 2017. Hasilnya menurut para wakil rakyat ini, kualitas dan progress pembangunan sangat jauh dari yang diharapkan.

“Kami jajaran komisi IV datang untuk memastikan target pelaksanaan pembangunan gedung ini DPRD sesuai jadwal yang ditentukan. Jujur, hasilnya tidak sesuai dengan yang kami bayangkan,” ujar H. Mursidi Ilyas Ketua Komisi IV bidang Pembangunan, yang terlihat tidak bisa menutupi raut kekecewaan di wajahnya, Kamis (9/11/17).

Mursidi tegas mengaku kecewa setelah melihat kualitas pembangunan dan tata ruang di dalam gedung yang terkesan asal-asalan. Hasil pengamatan Mursidi banyak material-material di setiap ruangan yang tidak memenuhi standar, terutama di dalam ruang paripurna.

“Sangat kecewa dengan proyek pengerjaan seperti ini. Terkesan pengerjaan pembangunan gedung dewan ini dibawah standar,” ujarnya.

Mursidi bersama anggota dewan pun menjelajahi seluruh isi ruangan paripurna dan gedung lainnya. Dia mengoreksi beberapa hal yang dianggapnya kurang tepat seperti plapon yang masih bocor, kerangka atap, serta tempat-ttempat lain yang dianggap belum sesuai dengan pengerjaan.

“Kami lihat penilaian saya kurang baik. Rata-rata kualitas pengerjaan dibawah standar, lambat dan amburadul,” pungkasnya.

Mursidi menilai pembangunan gedung dewan yang memakan anggaran mencapai Rp 130 miliar tersebut tidak optimal. Menurutnya, pengawasan dalam proyek tersebut kurang tegas.

“Mata saya bisa lihat etos kerjanya tidak rapi, pengawasan juga kurang baik. Kelihatan banyak yang sambungannya tiang yang copot dan banyak yang patah,” tegasnya.

Senada dengan Mursidi, Anggota DPRD Kota Tangsel Tb. Rahmatullah mengaku kecewa dengan pembangunan gedung tersebut. Selain material dan tata ruang yang terkesan asal-asalan, pembangunan gedung tersebut juga molor dari waktu yang ditentukan.

“Progress-nya lambat, setelah kita turun kelapangan dua tahun yang lalu tidak ada kemajuan sampai bulan ini,” ucapnya.

Soal temuan anggota Komisi IV yang mengaku kecewa, Kepala Bidang perencanaan Dinas Tatakota Tangerang Selatan Dedeng A. Dasa menuturkan, untuk mengejar progress pihaknya memaksimalkansemua item pekerjaan dengan melakukan monitoring dan evaluasi disetiap harinya. Langkah pengawasan ketat diarahkan ke PT. Citra Agung Utama dan ditegaskan jangan sampai pekerjaan mengalami keterlambatan.

“Insyallah akhir Desember sudah rampung progres pengerjaan gedung dewan ini,” ucapnya penuh optimisme.(ded/fin)