DPR Agendakan Serangkaian Kegiatan Diplomasi Parlemen Bilateral, Regional, Maupun Internasional

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Kamis, 19 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – DPR RI pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022 mengagendakan serangkaian kegiatan diplomasi parlemen, baik bilateral, regional, maupun internasional. Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, hal ini merupakan wujud DPR RI dalam menjalankan fungsi diplomasi parlemen.

“Melalui tugas diplomasi ini, DPR RI ikut memiliki tanggung jawab dalam membangun dunia yang lebih baik, membangun tatanan sosial, ekonomi, politik yang humanis dan berkeadilan sosial,” ujar Dasco saat membacakan pidato Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022 pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, dilansir dari Dpr.go.id (18/05/2022).

Kegiatan diplomasi parlemen ini antara lain pertemuan GOPAC Executive Committee di Doha, Qatar yang akan dilakukan pada 25-26 Mei 2022, Sidang The 13th AIPA Caucus pada 7 Juni 2022, Pertemuan ke-4 Asia-Europe Political Forum (AEPF) di Praha, Republik Ceko pada 10-12 Juni 2022, Sidang The Eight IPU Global Conference of Young Parlementarians di Mesir pada 15-26 Juni 2022, dan Sidang Parliamentary Forum at the UN High-Level Political Forum on Sustainable Development di New York pada 10-14 Juli 2022.

Selain itu, masih kata politisi Partai Gerindra itu, sejumlah agenda strategis akan dilakukan DPR RI pada Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022. Salah satunya adalah melakukan langkah antisipasi kebijakan dan ketahanan fiskal pada tahun 2022. Hal ini dilakukan untuk merespon tekanan dari perkembangan perekonomian global yang meningkatkan harga komoditas global yang berdampak pada beban keuangan negara dalam APBN Tahun Anggaran 2022, utamanya terkait minyak bumi.

“Oleh karena itu, diperlukan antisipasi kebijakan dan ketahanan fiskal pada tahun 2022 untuk merespon perkembangan perekonomian global yang dapat membebani keuangan negara. Alat Kelengkapan Dewan DPR RI terkait agar bersama Pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah antisipasi yang dapat menjaga kemampuan keuangan negara dalam menjalankan APBN 2022,” tutur Dasco.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, lanjut Dasco, DPR akan akan memprioritaskan berbagai permasalahan yang menjadi perhatian di tengah masyarakat, di antaranya penyakit Hepatitis akut yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya dan menyerang anak dengan rentang usia 1-17 tahun, penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak, langkah-langkah Pemerintah dalam menghadapi kenaikan kasus Covid-19 setelah masa mudik Lebaran, dan capaian program vaksinasi dan booster Covid-19.

Selain, itu adapun permasalahan mengenai aturan pelonggaran aktivitas dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali, Ketentuan penerapan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah berdasarkan level PPKM, insiden kerusuhan di Expo Waena, Kota Jayapura, dan pembahasan tahapan, program dan jadwal, penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024. (Uli)