DPD Golkar Tangsel Sambut Baik Putusan MK  

Rabu, 28 Oktober 2015
loading...

Indolinear, Tangsel – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan  Partai Golkar kubu Abu Rizal Bakrie, DPD Golkar Kota Tangsel mengaku belum ada arahan lebih lanjut, terutama terkait pelaksanaan pilkada. Meski demikian, partai tersebut mengaku tetap akur di dalam tubuh Golkar ada ataupun tidak ada putusan MK tersebut.
Diungkapkan Ketua DPD Golkar Tangsel Airin Rachmi Diany, meski MK sudah memutuskan kepengurusan pusat dipegang oleh kubu ARB atau hasil keputusan Musyawarah Nasional (Munas) di Bali, pihaknya belum menerima instruksi lebih lanjut.
“Sampai saat ini belum ada instruksi apapun dari pusat,” ujar Airin, saat ditemui di Kantor DPD Golkar Tangsel di BSD Kecamatan Serpong, seusai syukuran Hari Jadi Golkar ke 51, Rabu (28/10).
Golkar Tangsel pun menyambut baik dengan adanya putusan tersebut, sehingga konflik di pusat dinyatakan sudah selesai di mata hukum. “Alhamdulillah jika ada putusan, kami menyambutnya dengan baik,” kata Airin.
Lanjut Airin, dari awal DPP Golkar berkonflik, dia tidak merasa DPD Tangsel ikut terkena imbas. Malah, dia mengaku salut dengan kedewasaan partai yang tidak ikut-ikutan dualisme. Sebab dari awal terbentuk saja, orang-orang dari kubu Agung Laksono dan Abu Rizal Bakrie, secara bersama membangun Golkar di Tangsel.
“Kepengurusan kami itu pada posisi Ketua Harian diisi oleh pak Atin, sementara sekretarisnya pak Sukarya. Keduanya pada posisi pak Agung Laksono, kami semua bekerja bersama-sama bebas dari konflik apapun,” tutur Airin.
Bahkan jelang pilkada ini, Airin mengaku Golkar Tangsel tak berpengaruh pada konflik pusat. Justru, saling membantu dan berkoalisi dengan partai politik lain untuk mengusungnya maju kembali menjadi calon walikota periode selanjutnya.
Kalaupun ada konflik, Airin menyebutnya cukup dilakukan di dalam rumah saja. Tanpa harus berpengaruh ke luar apalagi diketahui masyarakat banyak. “Kalau berantem sesama saudara yang penting cukup di dalam rumah. Urusannya enggak sampai dibawa keluar. Jangan sampai urusannya di rumah tapi dibawa keluar, ini menjadi sesuatu yang tidak baik,” tambah Airin.
Sementara, pada perayaan HUT Golkar ke 51 sendiri, DPD Golkar Tangsel merayakannya dengan kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan PMI setempat. Setidaknya, puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan untuk kemudian menjadi stok darah di wilayah Tangsel. (sophie)