Dorong Warga Jabar Untuk Tetap Patuhi Aturan PSBB

FOTO: radarbekasi.id/indolinear.com
Senin, 11 Mei 2020

Indolinear.com, Bekasi – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah berlaku di beberapa wilayah di Indonesia. Demi mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Di Jawa Barat, lima wilayah meliputi Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) sudah memasuki PSBB tahap dua dan berlaku hingga 12 Mei mendatang. Bahkan, Provinsi Jawa Barat dan 17 kota/kabuupaten di dalamnya sendiri baru saja memulai PSBB pada Rabu (6/5/2020) berlaku untuk 14 hari ke depan atau masa inkubasi terpnjang COVID-19.

Di sisi lain, pemerintah pusat terutama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Rabu (6/5/2020) kemarin, menyatakan justru melonggarkan kebijakan transportasi umum untuk boleh beroperasi meski tetap harus mengacu pada protokol kesehatan.

Kebijakan Kemenhub yang kontroversial dengan langkah pemerintah daerah yang ramai-ramai bekerja keras memutus mata rantai COVID-19, memicu reaksi publik dan para pejabat daerah.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Nur Supriyanto, misalnya menilai kebijakan Kemenhub tersebut sebagai langkah kontra produktif mencegah COVID-19.

’’Saya apresiasi pemerintah pusat melarang adanya mudik/pulang kampung karena bisa membawa virus ke daerah-daerah sehingga berpotensi penyebaran COVID-19 semakin meluas. Tapi pada saat yang sama pemerintan juga melonggarkan transportasi umum untuk beroperasi. Ini namanya Pak Menteri nggak kasihan sama kepala daerah yang sedang berjibaku melawan COVID-19,’’ beber politisi PKS dari Dapil Kota Bekasi-Depok ini, dilansir dari Radarbekasi.id (10/05/2020).

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini, kebijakan Menhub yang membolehkan transportasi umum kembali boleh beroperasi, menunjukan tidak peka dengan tugas aparat kepolisian.

’’Kalau ada syarat penumpang yang boleh bepergian dengan transportasi umum, ini artinya Pak Menhub nggak kasihan sama polisi. Jika harus memeriksa surat-surat izin ribuan penumpang setiap harinya,’’ ungkap Nur lagi.

Lebih jauh dikatakannya, pada saat yang sama, Pemprov Jabar baru saja memulai PSBB serentak. ‘’Saya berharap masyarakat semua istiqomah melawan COVID-19 agar cepat tuntas. Tetap patuhi aturan PSBB,’’ pungkasnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya