Dongeng Sebelum Tidur Dari Cina Berjudul Pemanah Andal

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Kamis, 12 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seorang raja sedang menikmati pemandangan desa yang indah. Ia menikmati pemandangan itu bersama dengan seorang pemanah yang hebat. Sebentar lagi gerombolan angsa akan lewat. Raja ingin pemanah itu menunjukkan kehebatannya dalam memanah “Tunggulah, sebentar lagi akan ada gerombolan angsa yang lewat. Kau bisa menunjukkan kehebatanmu padaku,” ucap Raja.

Benar saja apa yang dikatakan Raja. Segerombolan angsa lewat di tengah-tengah langit yang biru. Pemandangan itu sungguh menakjubkan.

“Aku akan memanah tanpa melepaskan anak panah.” ucap si Pemanah.

“Apakah akan membuat angsa itu terjatuh?” tanya Raja, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (11/11/2020).

“Tentu. Aku akan membuat angsa terakhir jatuh.Tunggu saja,” jawab si Pemanah.

Wah, pemanah itu benar-benar hebat. Setelah angsa-angsa itu terbang jauh, tinggal beberapa angsa yang terbang di belakangnya. Pemanah itu menarik busurnya, tapi tanpa anak panah.

Tiba-tiba seekor angsa jatuh, seperti benar-benar dipanah. Sungguh Raja terkagum-kagum melihat hal itu.

Prajurit membawa angsa yang jatuh itu. Ia menunjukkannya kepada raja. Raja menjadi heran, kenapa angsa itu bisa jatuh tanpa dipanah

“Coba ceritakan padaku, bagaimana mungkin angsa itu bisa jatuh begitu saja?” tanya Raja, penasaran “Angsa itu sudah terluka sebelumnya, Raja,” jawab si Pemanah.

“Tapi tak ada sedikit pun luka di tubuhnya,” sangkal Raja.

“Angsa itu sudah terlihat terluka di hatinya. Ia sedih karena ditinggal oleh angsa lain. Angsa itu terbang sembari bersedih. Saat mendengar bunyi busurku, ia semakin sedih dan takut, dan hal itu membuatnya terjatuh,” ucap si Pemanah.

Raja menjadi semakin kagum dengan si Pemanah. Rupanya pemanah itu memang sangat ahli. Kemudian mereka pun kembali ke istana. Sang Raja mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seekor angsa yang ketakutan

Pesan moral dari Dongeng Sebelum Tidur : Pemanah Andal (Cina) adalah janganlah terlalu bersedih, sebab hal itu bisa membuatmu semakin terpuruk. Berbahagialah, dan syukurilah apa pun yang kau punya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: