Dongeng Peri Cantik Dari Jerman Peri Danau Wildsee

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Selasa, 8 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Suatu hari, seorang penggembala bermain suling sambil menggembala biri-biri-nya. Tiba-tiba, ia mendengar suara harpa yang indah sekali dari arah Danau Wildsee.

Penggembala penasaran sekali dengan suara harpa itu. la meninggalkan hewan ternaknya dan mendekati suara harpa. Saat ia semakin dekat dengan suara harpa yang merdu, la juga mencium wangi bunga mawar yang sangat harum.

Sampai di pinggir danau, penggembala melihat peri yang sangat cantik. la memainkan harpa penuh perasaan.

Saat peri itu mengetahui kedatangan penggembala, ia mengangkat tangannya dan melarangnya mendekat. “Namaku Meline. Tapi ingatlah, danau ini akan menjadi kuburanmu jika kau memanggil namaku,” kata peri.

Sejak saat itu, penggembala tidak pernah bisa melupakan peri itu. la jatuh cinta karena kecantikan sang peri.

Suatu sore, seorang Iaki-Iaki tua menghampiri penggembala. la merasa kasihan kepadanya. “Pergilah yang jauh, anak muda!” kata laki-laki tua memperingatkan.

“Kau akan mati di tangan peri itu,” nasihatnya lagi, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (07/09/2020).

Tapi perasaan penggembala itu semakin tidak menentu. la sangat rindu dan ingin kembali bertemu dengan Meline. la pun pergi ke pinggir danau untuk mencarinya.

“Meline, Meline, di manakah engkau berada?” panggil penggembala.

Tidak ada jawaban dari Meline. Penggembala justru melihat setangkai bunga mawar muncul di tengah danau. Penasaran dengan bunga itu, penggembala mencoba meraihnya. Saat itulah tubuhnya terpeleset dan ia mati tenggelam di danau.

Pesan Moral dari Dongeng Peri Cantik Jerman : Peri Danau Wildsee adalah ingat dan patuhilah nasihat yang diberikan orangtuamu. Sebab, itu untuk kebaikan dan keselamatanmu. Jika tidak menaatinya, kamu akan merugi. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: