Dongeng cerita terkenal Dunia Dongeng Cerita Cinderella Versi Prancis

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Kamis, 19 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Cinderella hidup bersama ibu tiri dan saudara tirinya. Sang ibu tiri dan saudara tiri tak menyukai Cinderella. Makanya hidup Cinderella begitu menderita. Cinderella selalu disuruh untuk megerjakan semua pekerjaan rumah, seperti mencuci, memasak, dan masih banyak lagi.

Suatu hari, ada pembawa berita dari kerajaan. Ia mengabarkan bahwa Pangeran sedang mencari seorang calon istri. Pangeran mengundang seluruh gadis di negerinya untuk menghadiri sebuah pesta. Alangkah senang hati saudara tiri Cinderella. Begitu Pula dengan Cinderella. Namun sayangnya, Cinderella tak diizinkan hadir ke pesta itu oleh ibu tirinya.

Saudara tirinya sudah mengenakan gaun terbaik. Mereka kemudian pergi ke istana dengan hati gembira. Banyak sekali gadis yang ada di sana. Namun, tak ada satupun gadis yang cook di mata pangeran. Pangeran hanya berdiam diri melihat para gadis itu.

Sementara itu, Cinderella sedang melamun sendirian di belakang rumah. Olala… ada peri baik hati yang menemuinya. Peri itu merasa kasihan dengan Cinderella. Cinderella anak yang baik. Namun, ia tak pernah mendapatkan kebahagiaan.

“Pergilah ke pesta, aku akan mengubahmu menjadi seperti seorang putri,”ujar Peri. Peri itu mengayunkan tongkatnya, dan kemudian.„ Criiing! Seketika baju yang dipakai Cinderella berubah menjadi gaun yang sangat memesona. Wah, sepasang sepatu kaca nan cantik juga terpasang dengan manis di kakinya.

Peri itu menyihir sebuah labu menjadi kereta kuda, serta beberapa binatang untuk menemani Cinderella. Cinderella lantas naik kereta itu menuju istana.

“Cinderella, kau harus pulang sebelum jam dua belas malam. Sihirku akan lenyap sesudah tengah malam nanti,” ucap Peri. Cinderella mengangguk mengerti.

Sesampainya di istana, Cinderella turun dari kereta labunya. Olala… Pangeran langsung terpesona kepada Cinderella.

“Cantik sekali gadis ini,” gumam Pangeran, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (18/11/2020).

Pangeran langsung menghampiri Cinderella. Senang sekali hati Cinderella. Mereka berdua lalu berdansa hingga lupa waktu. Olala… Cinderella lupa, sebentar lagi pukul dua belas malam. Ia harus segera pulang. Cinderella lalu berlari hingga sepatunya tertinggal sebelah. Ia takut semua sihirnya akan lenyap saat itu juga.

Pangeran mengejar Cinderella, namun tidak berhasil. Pangeran hanya menemukan sebelah sepatu kaca Cinderella. Tak diragukan lagi, ia telah jatuh cinta kepada Cinderella.

Keesokan harinya, pangeran mencari Cinderella ke setiap rumah dengan membawa sepatu Cinderella yang tertinggal. Semua gadis yang ditemuinya diminta mencoba sepatu Cinderella. Tetapi, tak ada satupun kaki yang pas di sepatu itu. Begitu pula dengan dua saudara tiri Cinderella. Kaki mereka juga tak cocok dengan sepatu kaca itu.

Akhirnya giliran Cinderella yang mencoba sepatu itu. Olala… Pangeran begitu gembira karena rupanya sepatu itu sangat pas di kaki Cinderella. Pangeran lalu membawa Cinderella ke istananya. Mereka pun akhirnya menikah dan hidup bahagia.

Pesan moral dari Dongeng Cerita Cinderella (Prancis) adalah jangan selalu bersedih. Yakinlah Tuhan memberikan kebahagiaan di balik kesedihan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: