Dongeng Cerita Anak Nigeria Kisah Laki-laki Pincang, dan Merpati

Senin, 26 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dahulu, ada seorang laki-laki yang buta sejak kecil. Selain buta, kakinya juga pincang. Suatu hari, laki-laki itu sedang duduk di teras. Tiba-tiba datang seekor merpati.

“Tolong selamatkan aku, Tuan,” kata merpati.

Tidak lama kemudian, datang juga seekor elang. Dia menunjuk ke arah merpati.

“Merpati itu milikku,” kata elang.

Lelaki buta itu memeluk merpati sambil berkata, “Tidak. Kau tidak boleh memakannya.”

“Aku mohon, Tuan. Aku sangat lapar. Kalau aku tidak memakan merpati itu, aku akan mati kelaparan. Jika kau memberikan merpati itu padaku, aku akan membuatmu bisa melihat lagi,” bujuk elang.

“Jangan percaya pada elang! Jika kau menolongku, aku akan menyembuhkan kakimu,” kata merpati.

Lelaki itu berpikir sebentar.

Kemudian dia mempunyai ide.

“Bagaimana jika merpati ini aku ganti dengan anak ayam?” tanyanya pada elang.

“Boleh,” jawab elang, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (25/04/2021).

“Tapi kau harus menepati janjimu. Setelah kuberi makan, kau harus menyembuhkan mataku,” kata lelaki itu.

Elang pun berjanji. Setelah selesai makan, dia mengobati mata laki-laki itu dengan ludahnya.

Akhirnya, mata laki-laki itu sembuh dan bisa melihat indahnya alam sekitar.

Setelah elang pergi, laki-laki itu menagih janjinya pada merpati.

“Aku telah menyelamatkanmu. Kini kau harus menyembuhkan kakiku,” kata laki-laki itu.

Merpati pun juga menepati janjinya. Dia mematuk kaki laki-laki itu. Tidak lama kemudian, kakinya pun sembuh.

Berkat kecerdikannya, lelaki itu akhirnya bisa mendapatkan semuanya. Matanya bisa melihat dan kakinya tidak pincang lagi.

Kepribadian yang dapat diambil dari Dongeng Cerita Anak Nigeria adalah tolong-menolong. Jika kita senang menolong orang lain, kelak kita akan mendapatkan pertolongan juga. (Uli)