Dongeng Cerita Anak Berjudul Asal Mula Mula Tanduk Rusa

FOTO: dongengindonesia.blogspot.com/indolinear.com
Senin, 1 Maret 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kalian semua tentu tahu bahwa RUSA memiliki tanduk? Tapi konon pada zaman dahulu kala, rusa tidak memiliki tanduk. Sebaliknya, anjing yang memiliki tanduk. Lalu bagaimana rusa mendapatkan tanduk?

Inilah dongeng ceritanya.

Hari itu sangat panas. Beberapa rusa pergi ke sungai untuk minum.

Mereka adalah sepasang rusa jantan dan rusa betina.

Setelah tiba di danau, mereka langsung minum air. Tiba-tiba, rusa betina melihat seekor binatang datang.

“Rusa jantan lihat, siapa dia? Wow! Dia sangat menarik dengan tanduknya,” kata rusa betina, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (28/02/2021).

“Oh, itu temanku. Dia seekor anjing. Ngomong-ngomong, apakah Kamu mengatakan dia lebih menarik dari Ku? ” tanya rusa jantan. Dia agak sedikit iri mendengar ucapan rusa betina.

“Tentu saja tidak, kamu masih lebih menarik dari dia. Tetapi aku harus mengakui bahwa tanduknya indah. Jika Kamu memiliki tanduk itu, saya pikir Kamu akan terlihat sangat menarik. “

“Baiklah kalau begitu, aku punya ide bagaimana cara mengambil tanduk dari anjing. Tunggu saja di sini. ” ucap Rusa jantan.

“Hai apa kabar?” tanya rusa itu kepada si anjing.

“Aku baik-baik saja,” jawab anjing itu. “Bagaimana dengan kamu?”

“Tidak terlalu bagus. Kamu lihat rusa betina di sana? Dia pikir aku tidak bisa berlari cepat seperti rusa jantan lainnya. Apakah Kamu keberatan jika kita bertanding lari? Saya benar-benar ingin berlatih,” kata rusa jantan itu.

“Jangan khawatir, temanku. Ayo kita mulai pertandingan sekarang. “

Setelah itu, pertandingan lari dimulai. Rusa menang. Kemudian, dia mencoba menghibur anjing.

“Jangan sedih. Kamu tidak dapat berlari cepat karena Kamu memiliki tanduk di kepalamu. Bagaimana jika Kamu membiarkan saya mengenakan tanduk,” tanya rusa.

“Oke, tapi tolong pakai tanduknya dengan hati-hati. Saya tidak ingin tandukku rusak. “

“Jangan khawatir. Saya akan sangat berhati-hati,” jawab rusa.

Dan kemudian langsung memasang tanduk di kepalanya.

“Wow! Rusa betina benar. Saya benar-benar terlihat hebat dengan tanduk ini,” kata rusa jantan itu pada dirinya sendiri.

Kemudian, mereka memulai pertandingan lari lagi. Rusa jantan berlari secepat yang dia bisa. Dia berlari sangat cepat dan tidak berhenti. Dia berusaha mencuri tanduk anjing itu.

“Hei, kembali! Bawa kembali tandukku! ” Anjing itu sangat marah.

Sampai sekarang, anjing selalu berusaha menangkap rusa. Anjing-anjing ingin mendapatkan tanduk mereka kembali.

Pesan moral dari dongeng cerita anak ini adalah jangan seperti Rusa yang memanfaatkan kepercayaan orang lain untuk kepentingan diri sendiri. Jadilah anak yang pandai dengan rajin belajar dan membaca agar tidak mudah dibodohi oleh orang lain. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: