Dongeng Anak Yunani Yang Berjudul Berebut Bayangan Keledai

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Rabu, 21 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Seorang pengembara menyewa seekor keledai pada peternak. Ia ingin membawa keledai itu ke sebuah tempat yang jauh. Pengembara tersebut meminta peternak untuk menunjukkan jalan ke sana.

“Aku akan membayar mahal padamu,” ucap Pengembara.

“Tempat yang akan kita lewati adalah tempat yang tandus. Bahkan, di sana tak ada satu pohon pun yang tumbuh. Apakah kau sudah menyiapkan perlengkapanmu?” tanya pemilik keledai.

“Aku membawa banyak uang dan makanan secukupnya,” jawab Pengembara.

Pemilik keledai pun mau mengikuti keinginan pengembara. Ia dibayar mahal untuk menunjukkan tempat tujuan pengembara itu.

“Nanti saat sudah sampai di perbatasan, kau boleh pulang. Biarlah keledai ini yang menemaniku,” ucap Pengembara.

Pemilik keledai mengerti. Akhirnya mereka pun berangkat menuju tempat itu. Seperti yang dikatakan pemilik keledai, jalan yang mereka lewati sangat tandus. Tak ada satu pohon pun di sana. Matahari juga bersinar terik. Benar-benar panas.

Pengembara mengajak pemilik keledai untuk beristirahat. Mereka duduk di bawah teriknya matahari.

“Kita duduk pun sama saja panasnya. Lebih baik kita terus saja berjalan,” ucap pemilik keledai, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (20/04/2021).

Olala… Pengembara memperhatikan keledai yang ia sewa. Keledai itu bisa melindunginya dari terik matahari. Ia pun langsung duduk di tengah bayangan keledai.

“Keledai ini sudah aku sewa, jadi aku bisa duduk di bayangannya agar sinar matahari tak terlalu membakarku,” ucap Pengembara.

“Hei, kau memang telah menyewa keledai ini. Tapi, kau tak menyewa bayangannya, bukan? Jadi bayangan keledai ini adalah milikku. Aku yang berhak berlindung di bayangannya,” balas pemilik keledai.

Mereka terus saja memperebutkan bayangan keledai. Mereka tak sadar bahwa keledai telah pergi menjauh dari mereka. Mereka masih terus bertengkar, memperebutkan sesuatu yang tak ada.

Saat mulai lelah bertengkar, mereka baru sadar bahwa keledai sudah tak ada. Rupanya keledai meninggalkan mereka berdua.

“Ini semua salah kita. Kalau saja kita mau berbagi bayangan keledai, pasti keledai itu tidak akan pergi,”ucap Pengembara.

“Kini, kita tak bisa berlindung dari teriknya matahari. Kita harus terus berjalan,” balas pemilik keledai.

Mereka menyadari kesalahannya. Namun, keledai sudah tak dapat ditemukan. Mereka pun berjalan di atas teriknya matahari dengan penuh penyesalan.

Pesan moral dari Dongeng Anak Yunani : Berebut Bayangan Keledai adalah berbagilah dengan temanmu, apalagi saat temanmu sedang membutuhkannya. Ingatlah, berbagi itu indah. (Uli)