Dongeng Anak Sebelum Tidur Dari Jerman Putri Tidur

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Selasa, 8 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Raja dan ratu sangat senang menyambut kelahiran putri pertamanya. Putri yang sangat cantik. Semua rakyat senang mendengar kabar bahagia itu.

Raja mengundang rakyatnya untuk datang ke istana. Raja juga mengundang semua peri. Hal ini adalah hari istimewa untuk putrinya yang baru lahir. Semua orang mendoakan yang baik-baik untuk putrinya.

Beberapa peri hendak memberikan hadiah yang istimewa. Peri pertama mendekat untuk memberikan hadiah kepada putri kecil raja.

“Aku hadiahkan kau wajah yang sangat cantik hingga semua orang yang melihatmu akan merasa menyayangimu.” ucap salah satu peri. Peri itu lalu mengayunkan tongkatnya ke arah si bayi, dilansir dari Dongengceritarakyat.com (07/12/2020).

Lalu peri kedua mendekati bayi tersebut. Ia juga memberikan hadiah yang tak kalah istimewa.

“Aku memberikan kau kebahagiaan sehingga kau tak akan pernah merasa sedih dan akan selalu menebar senyum kepada siapa pun yang dekat denganmu,” ucap peri kedua. Begitu seterusnya peri-peri memberikan hadiah kebaikan kepada putri raja.

Hingga datanglah salah satu peri. Olala… Raja lupa mengundang peri terakhir itu. Peri itu merasa tersinggung. Ia rnenganggap Raja tak menghargainya. Maka ia pun memberikan hadiah yang tak diduga.

“Karena ayahmu telah menyakiti hatiku, maka aku akan memberikanmu hadiah yang tak kalah menyakitkan. Saat usiamu menginjak enam belas tahun, jari manismu akan tertusuk jarum, dan kemudian kau akan tidur selamanya,” ucap peri

Tentu saja permaisuri dan raja menjadi sedih. Meskipun Raja telah meminta maaf kepada peri terakhir, namun kutukan itu sudah tidak bisa dicabut.

“Kau hanya bisa bangun jika ada seseorang yang berhati tulus yang membangunkanmu,” ucap peri. Kemudian ia Iangsung pergi meninggalkan pesta.

Setelah pesta itu, Raja memerintahkan semua orang untuk membuang jarum serta alat pemintal di seluruh kerajaan.Tak ada lagi yang boleh memintal.

Putri kecil raja tumbuh menjadi dewasa. Ia menjadi gadis cantik yang periang dan baik hati. Pada suatu pagi, ia ingin berjalan-jalan ke luar istana. Kemudian ia pun keluar istana tanpa sepengetahuan siapa pun.

Di luar istana, putri melihat banyak hal baru. Olala… ia melihat ada seorang nenek tua yang sedang memintal. Sang Putri minta diajari memintal. Dia pun memegang jarum pintal. Olala… jarinya tertusuk jarum pintal. Saat itu juga sang putri tertidur. Raja dan Ratu jadi sedih. Negeri itu seolah-olah menjelma menjadi negeri kesedihan.

Beberapa tahun kemudian, ada seorang pangeran yang datang ke negeri tersebut. Pangeran sungguh kaget melihat negeri yang penuh kesedihan itu. Pangeran tahu cerita tentang putri tidur. Namun, ia baru merasa yakin setelah menyaksikannya sendiri.

Pangeran lalu menemui putri tidur. Ia memegang tangan putri. Dan saat itu terjadilah keajaiban. Sang putri tidur bangun dari tidur panjangnya. Ternyata sang putri telah bertemu dengan cinta sejati nya. Seluruh penjuru negeri pun jadi gembira setelah mendapat kabar itu.

Akhirnya pangeran dan putri menikah. Mereka hidup dengan bahagia. Kini, tak ada lagi yang bersedih. Seluruh rakyat pun bergembira dengan bangunnya sang putri dari tidur panjangnya.

Pesan moral dari Dongeng Anak Sebelum Tidur Bergambar : Putri (Tidur Jerman) adalah setiap kesabaran pasti akan membuahkan hasil yang baik. Tuhan mencintai orang-orang yang sabar. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: