Dongeng Anak Dunia Pangeran Kodok Dan Putri Tiana

FOTO: dongengceritarakyat.com/indolinear.com
Senin, 4 Januari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sebagai seorang gadis muda, Tiana tinggal di sebuah rumah kecil yang nyaman di New Orleans. Dia dan ayahnya suka memasak bersama. Mereka membuat gumbo terbaik di kota!

Mereka memiliki impian untuk membuka restoran keluarga suatu hari nanti. Jadi suatu malam, Tiana membuat sebuah permintaan kepada bintang malam agar impian mereka dapat terwujud.

Seiring Tiana tumbuh dewasa, dia tidak pernah berhenti berharap untuk memiliki restorannya sendiri. Tiana  tahu bahwa berharap saja tidak cukup.

Dia bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya. Namun hal itu membuatnya tidak memiliki waktu untuk bersenang-senang – atau untuk cinta.

Suatu hari, teman Tiana, Charlotte, meminta Tiana untuk membuat beignet panggangnya yang terkenal. Charlotte membuat pesta topeng untuk seorang pangeran bernama Naveen.

Dengan uang yang didapat dari pembuatan beignet, Tiana semakin dekat untuk dapat mewujudkan impiannya memiliki restaurant sendiri.

Dengan mengenakan kostum putri untuk pesta topeng, Tiana membuat satu permintaan lagi kepada bintang malam, Dia masih berharap untuk dapat memiliki restaurant sendiri.

Setelah menyebutkan permintaan, tiba-tiba seekor katak berbicara padanya! Dilansir dari Dongengceritarakyat.com (03/01/2021).

Itu adalah Pangeran Naveen! Sebuah mantra sihir telah mengubahnya menjadi kodok. Hanya ciuman seorang putri yang bisa mematahkan mantra itu, dan Naveen mengira Tiana adalah seorang putri sejati.

Awalnya Tiana tidak mau mencium si kodok. Kemudian Pangeran Naveen menawarkan untuk membantunya membuka restoran, akhirnya Tiana memejamkan mata dan menciumnya.

Tapi Naveen tidak kembali menjadi pangeran. Malah terjadi sebaliknya, Tiana berubah menjadi kodok!

Dengan panik, Tiana dan Naveen meninggalkan pesta dan berakhir di sebuah bayou.

Mereka bertemu dengan seekor buaya bernama Louis yang suka memainkan terompet. Louis tahu siapa yang bisa mengubah mereka menjadi manusia lagi: Mama Odie!

Saat Tiana dan Naveen mengikuti Ray si kunang-kunang ke Mama Odie, mereka saling mengajarkan pelajaran berharga.

Tiana menunjukkan kepada Naveen bagaimana bekerja keras untuk apa yang dia inginkan, dan Naveen mengajar Tiana bahwa bersenang-senang juga  penting. Merekapun menjadi teman baik.

Malam itu, Bintang Malam bersinar terang di langit. Sementara Louis memainkan lagu di atas terompetnya, Naveen dan Tiana menari dengan anggun diiringi dengan musik.

Keesokan harinya, Tiana dan Naveen tiba di rumah Mama Odie. Dia tahu segalanya tentang sihir – dan sifat manusia.

“Kalian ingin menjadi manusia, tapi kalian tidak tahu apa yang kalian butuhkan!” Mama Odie memberi tahu mereka.

Mama Odie menggunakan sihir untuk menunjukkan kepada Tiana dan Naveen bahwa Charlotte akan menjadi putri Mardi Gras untuk hari itu.

Jika Charlotte mencium Naveen sebelum tengah malam, mantra sihir itu akan sirna. Mereka harus buru-buru pulang!

Tapi saat Tiana dan Naveen kembali ke kota, semuanya sudah terlambat. Jam sudah menunjukan tengah malam, dan mereka terjebak menjadi katak selamanya.

Tapi mereka saling memiliki – dan saling mencintai – itulah yang sebenarnya benar mereka butuhkan.

Kedua kodok itu kembali ke rawa dan kemudian mereka menikah di antara teman-temannya. Setelah menikahi Pangeran Naveen, Tiana menjadi putri sejati.

Kali ini saat dia mencium Naveen. Naven dan Tiana berubah menjadi manusia kembali!

Bersama-sama, Naveen dan Tiana membuka restoran yang selalu diimpikan Tiana bersama ayahnya.

Tiana akhirnya memiliki semua yang dia inginkan dan semua yang dia butuhkan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: