Dokter Muda UKI Obati Seribu Warga Megamendung Bogor

pojoksatuid/indolinear.com
Minggu, 26 November 2017
loading...

Indolinear.com, Bogor – Sekitar Seribu warga yang datang dari 12 desa memadati halaman Kantor Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Tujuannya untuk mengikuti pengobatan gratis yang digagas Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI).

Pembimbing dokter muda co-As, dr Farry Ariyani Priastuty mengatakan pengibaran gratis tersebut menutup kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PKM) FK UKI yang dimulai sejak Selasa (21/11/17) lalu.

“Kedatangan para dokter muda ini untuk memberikan edukasi dan pengobatan gratis. Di antarannya penyuluhan kader, kanker servis, payudara,” kata dr Farry.

Selain itu, para dokter muda ini masuk ke anak sekolah dengan memberi penyuluhan bahaya narkoba, kesehatan reproduksi. Ada pula lomba balita sehat dan lansia.

“Dari rangkaian acara kami berikan perhatian kepada masyarakat Kecamatan Megamendung berupa pengobatan gratis,” ujarnya. Selama pengobatan, beragam analisis penyakit di masyarakat catat dan ditangani dengan memberi obat yang diperlukan.

Berdasarkan data dari petugas Puskesmas,  penyakit tertinggi dari data sementara adalah ISPA dan diare. Salah satunya, faktor tingkat konsumsi air.  Para dokter muda itu pun memeriksa tensi, berat, dan tinggi badan warga. Mereka juga memeriksa penyakit  asam urat, gula darah, dan kolestrol.

“Kami memeriksa yang terdapat indikasinya arah asam urat, kolestrol, dan gula darah meningkat. Kemudian masuk ke pemeriksaan pengobatan dan diberikan obat,” jelas dr Farry.

Untuk obat sendiri PKM bekerja sama dengan Walubi Indonesia dengan memberikan kualitas obat-obatan yang bagus. Jika menemukan pasien yang membutuh rujukan tindakan medis lanjut, PKM bekerja sama dengan puskesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Ketua Dokter Muda Co-As pada Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PKM) FK-UKI, Muhammad Azhar mengatakan kegiatan sosial yang diikuti 52 dokter muda adalah bentuk pengabdian dokter muda kepada masyarakat. Dalam kegiatannya mengundang masyarakat agar menuju Indonesia sehat. “Ini tugas kami sebagai dokter muda untuk mengabdi kepada negara,” kata Azhar.

Salah seorang warga, Ishak Syafai (62), mengaku datang ke lokasi pengobatan untuk memeriksa kondisi lambungnya. “Alhamdulillah sangat membantu. Saya diberi obat dan mudah-mudahan membaik,” kata Ishak.

Warga lainnya, Weni Yuningsih (34) mengeluh sakit kepala dan anggota tubuhnya yang kerap kesemutan. “Saya punya kolesterol dan asam urat. Saya sudah dikasih obat dan vitamin,” ujarnya. (Gie)