Dodge Kembangkan Muscle Car Listrik, Yuk Disimak Bocorannya

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 17 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dodge bersiap membuat kejutan. Pabrikan asal Negeri Paman Sam itu tengah mengembangkan muscle car listrik. Eksistensi muscle car Dodge bertenaga listrik sendiri diumumkan lewat video unggahan Stellantis dalam gelaran EV Day 2021.

Dikonfirmasi langsung oleh Dodge Brand CEO, Tim Kunikis bahwa mereka tidak akan menjual mobil listrik melainkan siap meniagakan “American eMuscle”. Sangat optimis, disebut pula akan meluncurkan battery electric muscle car mereka di 2024.

Seperti apa realisasinya? Well, sampai saat ini masih menjadi misteri. Mereka baru sebatas menggoda lewat teaser di akhir video. Ditampilkan prototipe dalam bayangan dengan berbagai nuansa muscle car retro berpintu dua.

Paling mudah diidentifikasi adalah moncong celong ala Charger atau Challenger klasik yang ditegaskan oleh strip LED. Sama halnya di buritan berikut diramaikan kemunculan logo Fratzog dari era 60-70an.

Meski begitu, Dodge tidak sekadar menampilkan arahan gaya vintage untuk sang muscle car masa depan. Mereka pamerkan potensi performa buas lewat burnout empat roda – mengingatkan pada adegan Mustang RTR dalam Gymkhana 7 Ken Block beberapa tahun lalu.

Hal ini setidaknya mengindikasikan kontestan performa di zaman setrum akan mengadopsi aransemen dual motor untuk menggerakkan keempat roda. Dapat diekspektasikan pula jauh lebih buas dari model muscle car eksis.

Yep, disebut bahwa alasan utama mereka menciptakan EV adalah upaya menembus batas ekstraksi tenaga kuda. Diakui pula para teknisi mulai mencapai batasan tertentu untuk dapat gelontorkan daya lebih, dilansir dari Liputan6.com (15/07/2021).

Kemungkinan Adopsi Platform STLA Large

Well, tidak begitu mengherankan sebab kontestan seperti Challenger atau Charger saja bisa menyiapkan sekitar 800 hp sedari lahir.

Untuk itu, elektrifikasi dianggap dapat memberikan hasil dari apa yang saat ini terus digali. Menghadirkan Dodge yang semakin sempurna dan juga kencang. Memenuhi permintaan pelanggan penggila tenaga.

“Dodge tidak melihat teknologi EV sebagai revolusi, melainkan merupakan evolusi alami sebuah muscle car modern,” kata Tim Kuniskis.

Setidaknya basis pembangun khusus EV sudah disiapkan perusahaan induk, Stellantis. Dirancang demi memenuhi berbagai kebutuhan merek di bawahnya, termasuk Dodge.

Besar kemungkinan mengadopsi platform STLA Large dengan kapabilitas daya tempuh sampai 800 km berikut tak ketinggalan fungsi dual motor AWD. Kita tunggu saja sehebat apa muscle car bertenaga listrik ini nantinya. (Uli)

loading...