Ditambah KHL, Upah Buruh Tangerang Jadi Rp4,4 Juta

FOTO: indolinear.com
Kamis, 22 Oktober 2015
Info Banten | Uploader Arif
loading...

TANGERANG – Sejumlah buruh di Tangerang menuntut agar upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Tangerang 2016 naik menjadi Rp 4.404.309. Mereka menilai, angka inflasi sangat berpengaruh terhadap upah buruh karena kebutuhan hidup yang diprediksi semakin tinggi pada tahun depan.

Koordinator Koalisi Buruh Tangerang (KABUT), Maman menuturkan, UMK 2016 masih dalam pleno oleh Dewan Pengupahan Kota. Pihaknya berharap agar nominal UMK yang sudah mereka sampaikan disetujui.

“Kita harap angka tersebut direkomendasikan ke Gubernur Banten agar disahkan menjadi UMK 2016. Itu angka real karena ada inflasi yang akan berdampak pada buruh,” ungkap Maman, Kamis (22/10/2015).

Jumlah UMK tersebut naik 61,33 persen dari UMK Kota 2015 sebesar Rp 2.730.000. Nominal UMK 2016 ini berdasarkan perhitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditambah 6 komponen upah buruh.

Keenam komponen tersebut naik sekitar 8-20 persen menurut perkiraan buruh. Insentif transportasi, kata dia, naik 8 persen; insentif perumahan naik 8 persen; insentif biaya sosial meningkat 10 persen; insentif inflasi naik 6,83 persen; insentif progresif meningkat 8,5 persen dan insentif kenaikan harga BBM serta TDL 20 persen.

Selain UMK 2016, buruh menolak PP Pengupahan yang telah disahkan oleh pemerintah. Pihaknya meminta kepada Pemkot Tangerang melalui Disnaker agar mengampaikan penolakan kepada pusat.(yaz)

Sumber : pojoksatu.id