Disdukcapil Berlakukan KTP-EL Seumur Hidup

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 15 Februari 2016

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel mensosialisasikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) berlaku seumur hidup.

Disdukcapil Tangsel menyatakan KTP-EL meski mencantumkan masa berlaku selama lima tahun, tetapi berdasarkan undang-undang telah ditetapkan masa pemberberlakuannya seumur hidup.

“KTP-EL yang sebelumnya dikenal dengan e-KTP, berlaku seumur hidup sejak 1 Januari 2014 sebagai implementasi dari Undang-Undang No 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan, yang tertuang dalam pasal 64 ayat 7a,” kata Kepala Disdukcapil Tangsel Toto Sudarto.

Toto menjelaskan, warga yang telah mengantongi KTP-EL sebelum disahkannya undang-undang perubahan atas Undang-Undang No 2003/2006 itu, tidak perlu mengajukan permohonan KTP-EL baru meski di dalamnya tertulis masa berlaku lima tahun.

“Tidak perlu mengurus lagi, kecuali terjadi perubahan biodata, misalnya nama, alamat, pekerjaan atau status,” katanya.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait adanya kebijakan dari pemerintah pusat soal berlakunya KTP seumur hidup.

“Sosialisasi soal berlakunya KTP seumur hidup sudah kita lakukan sejak setahun lalu. Sosialisasi dilakukan mulai tingkat kecamatan, kelurahan sampai RT/RW. Dan kita juga sekalian sosialisasi saat ada mobil keliling kependudukan,” terangnya.

Kata dia, dalam KTP-EL yang terbaru saat ini memang ada masa berlaku yang tertulis berlaku seumur hidup. Namun, KTP-EL yang sudah habis masa berlakunya pun masih sah dan tetap berlaku. Untuk di Tangsel sendiri KTP seumur hidup berlaku mulai 2017.

“Kalau dulu, perpanjangan KTP dilakukan setiap lima tahun sekali. Sekarang, satu KTP selama itu tidak rusak, bisa berlaku seumur hidup. Tak perlu buat perpanjangan lagi,” ujarnya.

Sementara KTP-EL yang rusak atau hilang bisa langsung diurus dengan melapor ke pemerintah desa/kelurahan. Dari situ, pemerintah desa/kelurahan wajib menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan ke kecamatan.

“Dari operator di kecamatan akan disampaikan ke Disdukcapil, sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Dari permohonan itu, pemohon yang bersangkutan langsung bisa melakukan rekam data. Pencetakan KTP-EL dilakukan di Disdukcapil,” terangnya.

Toto mengimbau warga yang sudah memenuhi syarat untuk memiliki KTP agar segera mengajukan permohonan di masing-masing tingkat kecamatan. Sama halnya bagi warga yang KTP-nya rusak, diharapkan segera mengurusnya agar tidak terjadi permasalahan terkait dengan kependudukan.(sophie)

loading...