Disdik Kota Bekasi Belum Menambah Kapasitas Murid Dalam PTM

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 25 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menjelaskan hingga kini, kapasitas murid yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di PAUD, SD dan SMP, masih tetap sebanyak 50 persen.

Meski status PPKM di Kota Bekasi telah diturunkan menjadi Level 2, Ia memastikan belum ada perubahan mengenai jumlah murid yang boleh mengikuti PTMT.

“Tetap 50 persen, atau tetap 18 orang, belum ada perubahan,” kata Inayatullah saat dikonfirmasi, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (24/10/2021).

Jumlah rombongan belajar (rombel) yang diperbolehkan diatur oleh pihak sekolah, namun untuk jenjang SMP, mayoritas murid telah mengikuti PTMT dengan rombel yang diatur menjadi dua sesi.

“Untuk yang misalnya SMP kelas 7,8,9 sebenarnya sudah melaksanakan, cuman digilir waktunya. Nah kalau untuk secara teknis giliran di masing-masing kelas itu kepala sekolah yang menentukan. Bisa pagi berapa rombel, kemudian siangnya rombel berikutnya,” ungkapnya.

Ketentuan lain yang tak diubah yakni mengenai jam pembelajaran di sekolah yang maksimal hanya berlangsung selama 3 jam, tanpa istirahat.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, Disdik Kota Bekasi telah bekerjasama dengan puskesmas kewilayahan untuk melakukan pemeriksaan secara random bagi sejumlah murid.

“Random sampling tes antigen masih terus kami lakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya siswa yang terpapar Covid-19,” kata Inayatullah. (Uli)