Disbudpar Kota Tangerang Melaksanakan Monitoring Penerapan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi

FOTO: Eksklusif Disbudpar Kota Tangerang for indolinear.com
Senin, 1 November 2021
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang melaksanakan monitoring penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, terutama di sektor perhotelan dan kolam renang di Kota Tangerang.

Sesuai arahan Kepala Disbudpar Kota Tangerang H. Ubaidillah Ansar, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang Adrial Karami mengatakan, kegiatan monitoring ini dilakukan untuk mengecek dan memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sektor perhotelan dan kolam renang.

Dia menegaskan, perhotelan nonkarantina di Kota Tangerang wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Pada Selasa (26/10/2021), Disbudpar Kota Tangerang melaksanakan monitoring di Hotel Pakons.

“Kegiatan hari ini kami memonitoring penerapan aplikasi PeduliLindungi di Hotel Pakons. Giat ini mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Tangerang Nomor 4335 tentang PPKM Level 2 di Kota Tangerang. Jadi, untuk hotel nonkarantina wajib menggunakan aplikasi ini bagi tamu yang ingin masuk, dengan kapasitas 50 persen,” jelas Adrial.

Dari jumlah 70 hotel di Kota Tangerang, lanjut dia, baru 22 hotel di antaranya yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses ke dalam gedung. Disbudpar Kota Tangerang pun akan terus memberikan imbauan ke hotel-hotel yang belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Nanti, akan terus kami imbau melalui masing-masing penanggung jawab hotel, melalui WhatsApp group juga nanti dari tim kami akan terus mengingatkan agar segera mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi ini. Sehingga lebih mudah melakukan screening agar terhindar dari gelombang tiga Covid-19,”  kata Adrial.

Sementara itu, Room Division Manager Hotel Pakons Kiki Andrian menyebutkan, aplikasi PeduliLindungi sudah digunakan sejak 20 September lalu di Hotel Pakons. Sehingga, para tamu wajib mengikuti protokol kesehatan yang disiapkan.

“Setelah mendapatkan kunjungan dari Disbudpar, hasilnya mereka cukup puas dengan protokol kesehatan yang kami siapkan. Semua sudah sesuai dengan standar prosedur seperti menyiapkan tempat mencuci tangan, cek suhu tubuh, dan check in melalui aplikasi PeduliLindungi,” kata Kiki. (Adv)