Dinsos Banten Beri Pelatihan Kepada Mantan Napi

radarbantencoid/indolinear.com
Senin, 28 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Serang – Semua lapisan masyarakat berhak hidup produktif untuk mencukupi kebutuhan ekonominya. Tak terkecuali bekas narapidana atau warga binaan lembaga pemasyarakatan.

Mendorong keterampilan dan pengetahuan kerja, Dinas Sosial Banten sengaja memberikan pelatihan kepada puluhan bekas warga binaan lembaga pemasyarakatan Kota Serang. “Kita bekali mereka agar punya keterampilan,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Korban Penyalahgunaan Napza dan Korban Perdagangan Orang pada Dinsos Banten Asep Hanan, kemarin.

Kegiatan dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Peraturan bersama Menteri Hukum dan HAM RI, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) RI, dan Menteri Sosial (Mensos) RI Nomor 19 Tahun 2014, Nomor 11 Tahun 2014, dan Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaran Program Pelatihan Kerja bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Serta Rehabilitasi dan Reintegrasi Sosial.

Tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kerja, menciptakan aktivitas yang produktif. “Dengan begitu mereka diharapkan mampu mengelola usaha ekonomi produktif, serta menciptakan kemandirian,” kata Nurhana.

Asep menambahkan, pelatihan yang dilaksanakan selama sembilan hari di Lapas Klas II-A Serang ini juga memberikan motivasi kepada warga binaan agar pulih dan memiliki kepercayaan diri sebagai manusia normal. “Jadi nanti mereka tidak minder. Mereka juga dapat melaksanakan peran dan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Kepala Lapas Klas IIA Serang Waskito mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan menyambut positif atas kegiatan yang diselanggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Banten. Para peserta dapat memfaatkan ilmu yang sudah diberikan para instruktur mengenai pembengkelan atau otomotif. “Ini dapat menjadi bekal menjalani kehidupan dan bisa menghadapin di masyarakat, dari itu juga paserta harus bisa menerapkan tiga pilar yang perlu sinergi,” katanya. (Gie)