Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota Diminta Turut Mengawasi Harga Terbaru Tes PCR

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 17 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memutuskan untuk menurunkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan Covid-19 melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir menjelaskan, harga batas tertinggi sebesar Rp 495 untuk Pulau Jawa-Bali dan Rp 525 untuk wilayah di luar Jawa-Bali.

Terkait hal itu, Abdul Kadir meminta kepada Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan batas harga tertinggi tersebut.

“(Pembinaan dan pengawasan,red) Sesuai dengan kewenangan masing-masing,” kata Abdul Kadil melalui virual, dilansir dari Tribunnews.com (16/08/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan, evaluasi batas harga tertinggi dari pemerintah ini akan ditinjau ulang secara berkala.

Abdul Kadir juga mengatakan, hasil dari pemeriksaan RT PCR harus dikeluarkan maksimal 1×24 jam.

“Hasil pemeriksaan RT PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1 x 24 jam dari pengambilan swab pada pemeriksaan RT PCR,” jelas Abdul Kadir. (Uli)