Dimakamkan 11 Tahun, Jenazah Di Manado Masih Utuh

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 15 Oktober 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Menado – Sebuah video heboh memperlihatkan penemuan jenazah yang masih utuh, meski sudah dikubur selama 11 tahun.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @sulutstories tampak jenazah dalam peti itu terlihat masih utuh.

Peristiwa yang cukup menggemparkan hingga jadi perbincangan warga tersebut terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Menurut keterangan dalam video, jenazah di dalam peti tersebut masih utuh meski sudah 11 tahun dimakamkan.

Video tersebut direkam saat petugas melakukan relokasi perkuburan di daerah Winangun, Malalayang, Manado.

Saat ingin memindahkan sejumlah peti mati, ada salah satu yang terbuka. Saat itulah terlihat isi dalam peti mati tersebut.

Dalam video itu, tampak jenazah masih memakai jas lengkap warna hitam. Rambut dari jenazah tersebut belum ada yang rontok.

” Masih utuh, 11 tahun,” ujar seseorang dalam rekaman video, dilansir dari Dream.co.id (13/10/2021).

Relokasi perkuburan terpaksa dilakukan karena pada akhir Januari 2021 lalu terjadi kerusakan parah.

Perkuburan yang terletak di pinggir jalan itu mengalami longsor dan menutupi jalan.

Video penemuan jenazah masih utuh dalam peti itu pun viral dan mendapat beragam komentar dari netizen.

Sebagian netizen mengatakan bahwa jenazah bisa utuh karena pengaruh pemakaian formalin sebelum pemakaman.

Ada juga yang mengatakan awetnya jenazah karena petinya dibungkus plastik dan tertutup rapat hingga bakteri pembusuk tak bisa masuk.

Namun ada juga yang mengaitkan utuhnya jenazah dengan perbuatan mendiang selama dia hidup di dunia ini.

” Sblm dia mninggal, dia ad berbuat baik, bntu org yg susah dan rjin ibdh, mkanya jd awet dia.”

” Begtu klo di bungkus pake plastik jenasanya akan aweet beberapa tahun.”

” Pengaruh formalin dosis tinggi.”

” 11 tahun kok peti nya masih putih, bersih gitu. Gak mungkin. aplg jaman dulu mana ada di plastikin. emang kyk jaman covid.”

” Dapat cor dgn formalin mahal mknya demikian.” (Uli)