Dijadwalkan Membuka Latsitarda ke-42 Di Lombok, Jenderal Andika Perkasa Ungkap Harapan

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 12 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mendegar laporan kesiapan Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) XLII tahun 2022 dari Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen Bakti Agus Fadjari.

Latsitarda Nusantara XLII tersebut direncanakan akan dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dibuka Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Dilansir dari Tribunnews.com (11/05/2022), Letjen Bakti Agus Fadjari menjelaskan seluruh persiapan yang telah dilakukan dan rangkaian kegiatan yang telah direncanakan kepada Jenderal Andika Perkasa.

“Kami laporkan bulan yang lalu kami rapat pleno dengan jajaran Pemprov NTB dan pemerintah Kabupaten/ Kota memastikan bahwa Latsitarda XLII disetujui untuk dilaksanakan di sana, khususnya di Pulau Lombok,” kata Letjen Bakti Agus Fadjari dalam pertemuan dengan Jenderal Andika Perkasa.

Diketahui, Latsitarda merupakan kegiatan integrasi yang dilaksanakan setahun sekali pada akhir pendidikan oleh taruna tingkat IV (akhir) Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Kepolisian, sebelum mereka dilantik menjadi seorang perwira TNI dan Polri oleh Presiden Republik Indonesia.

Agus pun menjelaskan masing-masing penempatan dalam kegiatan tersebut, untuk Satgas di Kota Mataram, Satlak Macan dari TNI AD di Lombok Utara, Satlak Hiu dari TNI AL di Lombok Timur, Satlat Elang dari TNI AU di Lombok Tengah, dan Satlak Kijang dari Polri di Lombok Barat.

“Untuk perencanaan waktu pada 9 Mei taruna berkumpul di Tanjung Mas dari Semarang, dua kapal nanti akan mengangkut taruna ke Lombok. Nanti pembentukan Satgas ada di Semarang,” ujar Agus.

Acara pembukaan Latsitarda akan dilaksanakan pada 14 Mei 2022 dan langsung dilanjutkan dengan kirab dari para taruna di Kota Mataram.

“Setelah acara pembukaan akan ada kirab drum band dari para taruna,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Andika Perkasa pun memberikan arahan terkait pelaksanaan kirab.

Dalam rencana awal kirab akan dilakukan di sepanjang jalan Kota Mataram sepanjang 2,3 KM.

Panglima TNI memberikan arahan agar pelaksanaan kirab tidak perlu dilakukan di sepanjang jalan utama kota Mataram.

Pelaksanaan kirab menurutnya lebih baik dilakukan secara terpusat di alun-alun, agar semua masyarakat bisa menyaksikan, dan tidak mengganggu ketertiban lalu lintas.

“Lebih baik menurut saya di situ saja (di alun-alun), biarkan masyarakat yang numplek di situ. Kan sama saja tujuannya adalah mempertontotnkan,” katanya.

Jenderal Andika pun berharap kegiatan integrasi ini dapat memberikan hasil yang baik bagi para taruna yang terlibat.

“Saya ingin kegiatan Latsitarda ke-42 ini memberikan manfaat langsung bagi para taruna tingkat akhir dalam mengimplementasikan materi yang telah dipelajari di masing-masing lembaga pendidikan,” kata Jenderal Andika Perkasa. (Uli)