Dibungkus Tas, Donatur Misterius Menyumbang Rp3 Miliar Untuk Amal

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 28 Oktober 2019
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sejak awal tahun, seorang donatur misterius di Braunschweig, Jerman, menyumbangan beberapa tas ajaib. Tas-tas ini berisi lebih dari uang tunai 200 ribu euro atau sekitar Rp3,18 miliar untuk beragam sumbangan.

Dikutip dari Dream.co.id (27/10/2019), setiap tas berisi uang senilai 20 ribu euro (Rp318,2 juta) dan 100 ribu euro (Rp1,59 miliar). Tas-tas ini pertama kali tampak di koran Braunschweiger Zeitung pada awal tahun.

Dalam bungkusan tersebut tertulis instruksi ke mana uang itu harus disumbangkan.

Bungkusan misterius terbaru adalah sebuah tas berisi 100 ribu euro yang terdiri atas 200 lembar uang pecahan 500 euro (Rp7,96 juta).

Uang-uang ini ditujukan kepada rumah sakit lokal, rumah ibadah, organisasi korban kriminal, dan beberapa tempat lagi.

“ Untuk mempermudah orang-orang yang sakit serius untuk meninggal adalah tanda kehangatan manusia dan mendapatkan rasa hormat dan pengakuan,” tulis surat yang tertera dalam tas terbaru.

Karyawan di rumah sakit setempat jelas senang menerima sumbangan terbesar. Sumbangan ini akan digunakan untuk merawat pasien yang sakit parah.

Menyumbang Sejak 2011

Ternyata, penyumbang misterius ini telah mendermakan sejumlah uang sejak 8 tahun yang lalu, yaitu 2011. Saat itulah, pengelola koran lokal mulai menerima tas ajaib bersama dengan instruksi ke mana ang harus pergi.

Tapi, tak ada yang bisa mengatakan apakah penderma itu adalah orang yang sama.

“ Kami hanya tidak tahu. Kami tidak ingin membahayakan perbuatan baik,” kata jurnalis Braunschweig, David Mache.

Mache mengatakan ada seorang pria misterius yang menghubungi korannya untuk mengirimkan uang ke berbagai tujuan.

Gunakan Koran Lokal

Data menunjukkan bahwa antara 2011 dan 2013, seseorang menggunakan metode tas ajaib untuk menyumbangkan lebih dari 250.000 euro (Rp3,98 miliar) untuk taman kanak-kanak, dapur umum, dan proyek sosial di wilayah tersebut.

Mereka menggunakan koran lokal sebagai perantara dan selalu memasukkan instruksi ke mana uang itu harus pergi.

Tahun lalu, sebuah surat kabar saingan dari Braunschweiger Zeitung menerima tas ajaib berisi 100 ribu euro dan instruksi untuk menyerahkannya ke badan amal setempat untuk membangun rumah sakit baru.

Fenomena ” tas ajaib” kemudian dikenal sebagai The Miracle of Braunschweig. Tidak ada yang tahu apakah orang yang sama telah menyumbangkan tas yang diisi dengan uang tunai selama delapan tahun terakhir. (Uli)