Di TMP Bogor Banyak Ditemukan Makam Pahlawan Tak Dikenal

Pojoksatuid/indolinear.com
Senin, 13 November 2017
loading...

Indolinear.com, Bogor – Di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, Kota Bogor selain makam Kapten Muslihat, Mayor Oking dan pahlawan Bogor lainnya, ada banyak nisan makam pahlawan tak dikenal.

Jumlahnya tak sedikit, yakni mencapai 100 makam dari jumlah keseluruhan 1.062 makam yang ada di TMP Dreded.

Makam dengan papan nama nisan “Tak Dikenal” ini merupakan para Prajurit Satu yang gugur membela tanah air dari tangan penjajah. Jumát (10/11/17), Wali Kota Bogor Bima Arya menyempatkan melakukan tabur bunga bersama muspida dan para veteran.

Bima yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono menabur bunga berwarna merah terang ke dua makam pahlawan yang “tak dikenal”.

Menurtut Bima, ada dua makna dari Hari Pahlawan, yakni pengorbanan dan pengabdian. Pengorbanan artinya tidak berpikir untuk kepentingan kelompok, golongan tetapi berfikir untuk kepentingan yang lebih besar bangsa dan negara. Sedangkan, pengabdian memberikan sesuatu yang terbaik dan karya nyata

Dan saat ini sudah banyak warga yang mempunyai semangat pengabdian dan pengorbanan. “Spiritnya (semangat) di Kota Bogor harus membangkitkan spirit pengorbanan dan pengabdian itu, agar tidak terjebak kepada kelompok-kelompok tertentu,” pungkasnya

Sementara, Penjaga TMP Dreded Maman Suherman mengatakan, banyak dari makam-makam pahlawan ini yang sudah tidak dikunjungi keluarga termasuk makam dari Kapten Muslihat.

Pengunjung yang berziarah TMP pun hanya di momen-momen tertentu. Seperti Hari Kemerdekaan, Hari Kesaktian Pancasila, Hari Pahlawan dan lainnya.

“Disini pahlawan yang paling terkenal ya hanya Kapten Muslihat, Mayor Oking dan A.E. Sukma. Kalau Mayor Oking masih ada keluarga yang mengunjungi,” ujar penjaga yang sudah bekerja selama 21 tahun di TMP Dreded.

Salah satu veteran yang hadir Adjat Rukadjat (75) mengatakan, setiap ke TMP dirinya merasa sedih terkenang dengan rekan seperjuangannya yang gugur lebih dulu

Sebagai veteran yang berjuang di masa kemerdekaan ia dan teman-temannya ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan RI.

“Alhamdulillah masih ada kepedulian pemerintah terhadap kami,” imbuhnya. (Gie)