Di Balik Meledaknya BTS, Boyband Termahal Senilai Rp735 M

FOTO: detik.com/indolinear.com
Rabu, 18 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Boyband asal Korea Selatan, BTS masuk dalam jajaran 100 selebritis dengan bayaran termahal sedunia versi Forbes. Menempati urutan ke-47, BTS diperkirakan memiliki kekayaan US$ 50 juta atau setara Rp 735,3 miliar (kurs Rp 14.706/US$).

Sumber kekayaan boyband yang juga dikenal dengan nama Bangtan Sonyeondan ini tentu berasal dari karya musik mereka. Grup beranggotakan tujuh orang ini menjadi band K-pop pertama yang pernah memuncaki tangga musik AS. Mereka bahkan menduduki peringkat pertama di tangga musik iTunes di lebih dari 91 negara lewat album terbaru Map of the Soul: 7.

Bisa dibilang, BTS adalah band K-Pop yang menguasai dunia. Boyband ini mampu menjual habis dua tiket konsernya di O2 Arena di London pada 9-10 Oktober 2018 lalu. Single ‘Dynamite’ yang baru saja dirilis bahkan menorehkan sejumlah rekor di sejumlah platform.

Lalu, siapakah BTS ini sebenarnya? Apa yang bisa membuat mereka sesukses sekarang ini?

BTS adalah grup K-pop (pop Korea) yang terdiri dari tujuh orang anggota, yakni Jin, Suga, J-Hope, RM, Jimin, V, dan Jungkook. Semuanya berasal dari Korea Selatan.

Boyband ini pertama kali muncul tahun 2013 lalu dan sejak itu pula langsung meroket jadi bintang global. Selama bertahun-tahun mereka rutin merilis single lagu dan beberapa album. Salah satunya album ‘Love Yourself:Tear’ yang dibawakan dalam bahasa Korea, menjadi album berbahasa asing pertama yang jadi Nomor 1 di Billboard 200; daftar ranking album dunia, dalam lebih dari 12 tahun terakhir ini.

Tak hanya sukses memasarkan lagunya di tangga musik dunia, tiket-tiket konser mereka juga senantiasa ludes diburu para penggemarnya.

Hal ini mampu mereka capai karena kegigihan masing-masing personilnya yang rutin latihan bernyanyi dan menari berjam-jam setiap harinya. Untuk penampilan debut mereka saja, mereka akan berlatih selama 12-15 jam sehari.

Selain itu, internet khususnya media sosial diyakini memainkan peran besar dalam keberhasilan grup band satu ini.

“Saya pikir kami sangat beruntung dilahirkan pada waktu yang tepat. Tanpa media sosial, kami tidak akan begitu sukses,” kata Suga, salah satu personil BTS, dikutip dari Detik.com (16/08/2021).

Maka tak heran, boyband ini pada 2018 lalu berhasil memenangkan Billboard Music Award untuk kategori Top Social Artist, mengalahkan nama-nama besar seperti Justin Bieber, Ariana Grande dan Selena Gomez. Mereka jadi grup K-pop pertama yang memenangkan nominasi itu.

Tak cuma itu, BTS juga punya film dokumenter yang menambah pundi-pundi mereka. Ditambah lagi, mereka juga ada memiliki reality show dan variety show sendiri.

Sebagai sebuah merek, BTS juga sangat berharga. Mereka sangat berpengaruh hingga diperkirakan menyumbang US$ 3,6 miliar bagi perekonomian Korea Selatan.

Band ini juga memiliki kekuatan besar untuk menjual produk yang mereka dukung. Jadi tidak heran banyak merek terkenal yang membayar anggota BTS untuk menjadi bintang iklan produk mereka.

Media sosial juga memungkinkan grup musik ini terhubung dengan para penggemar mereka lebih dekat lagi. Tidak seperti banyak band lainnya.

Pakar budaya pop Kim Hern-sik mengatakan BTS sebenarnya dikelola oleh agensi yang cukup kecil. Namun, karena adanya media sosial membuat mereka jadi lebih mudah dikenal di seluruh dunia.

“Boyband ini diberikan kebebasan dalam berinteraksi dengan penggemar mereka di media sosial. Mereka sukses karena mereka tahu bagaimana berinteraksi dengan penggemar mereka dan saya pikir popularitas mereka akan terus bertahan,” kata Kim.

Tidak ada band yang bisa sukses tanpa penggemarnya dan BTS memiliki penggemar yang paling setia dan berdedikasi yang pernah ada di dunia. Setidaknya tercatat BTS punya sekitar 19,4 juta followers di Twitter dan 23,7 juta di Instagram.

Para penggemarnya itu punya julukan tersendiri yaitu ‘ÁRMY’. Berkat ‘ARMY’ pula BTS mampu memenangkan penghargaan Billboard mereka tadi dengan total 300 juta dukungan secara online.

BTS juga telah memecahkan banyak rekor. Mereka menjadi grup K-pop pertama yang berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Di sana, RM yang merupakan pemimpin boyband tersebut, berbicara tentang mengatasi rasa tidak aman dan mendorong anak muda melakukan hal yang sama.

“Saya telah membuat banyak sekali kesalahan dalam hidup saya. Saya memiliki banyak kesalahan dan saya memiliki lebih banyak ketakutan, tetapi saya akan merangkul diri saya sekencang mungkin. Dan mulai mencintai diri saya sendiri secara bertahap sedikit demi sedikit,” ucap RM.

BTS juga merupakan grup K-pop pertama yang memuncaki tangga album AS. Album mereka ‘Love Yourself:Tear’ menduduki puncak tangga lagu AS Juni lalu, menjadikan mereka band K-pop pertama yang berhasil meraih prestasi tersebut.

Album kompilasi mereka ‘Love Yourself:Answer’ juga meraih kesuksesan serupa. Album ni menerima rekor penjual pre-order terbanyak sampai 1,5 juta pesanan.

Album-album mereka lainnya seperti album Wings juga sempat menoreh rekor. Album Wings menjadi album Korea pertama yang masuk tangga album Inggris.

BTS juga menjadi grup Korea pertama yang tampil di American Music Awards. Lalu, BTS juga muncul dua kali di Guinness World Records edisi 2019.

Grup ini juga memiliki rekor keterlibatan Twitter terbanyak dengan setiap tweet mereka memiliki rata-rata 330.624 retweet, balasan, suka atau interaksi lainnya.

Pada Agustus 2018, lagu ‘Idol’ mereka juga mencetak rekor video musik online yang paling banyak dilihat dalam 24 jam pertama, dengan lebih dari 45 juta views. Ini mengalahkan rekor Taylor Swift di lagunya ‘Look What You Made Me Do’ dengan total 43,2 juta views.

Di samping rekor-rekor tadi, BTS juga memiliki gong waktu terlama di puncak tangga lagu Billboard Social 50 AS. Mereka menggeser rekor Justin Bieber yang berada di urutan no.1 selama 57 minggu berturut-turut.

Sebentar lagi, kekayaan BTS akan semakin berlipat ganda setelah agensinya, Big Hit Entertainment melantai di bursa saham Korsel bulan ini. Permintaan saham Big Hit yang melonjak juga telah melambungkan valuasinya sebesar 3,2 miliar pound sterling atau setara Rp 61 triliun, dengan harga saham di atas kisaran harga yang diperkirakan.

Menurut CNBC, para penggemar berat BTS di Korea Selatan berharap untuk membeli setidaknya satu lembar saham di label manajemen untuk mendukung Jungkook cs. IPO Big Hit juga diprediksi menjadi IPO terbesar di Korea Selatan dalam tiga tahun ini. (Uli)