Destinasi Wisata Harus Patuhi Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19

FOTO: dpr.go.id/indolinear.com
Senin, 7 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Yogyakarta – Para pelaku usaha yang sudah membuka destinasi wisata di saat pandemi Covid-19 harus selalu menaati ketentuan protokol kesehatan (prokes), guna memutus rantai persebaran virus. Sehingga pembukaan destinasi wisata tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Disampaikan Anggota Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati bahwa pelaku usaha atau destinasi wisata harus patuh dan tunduk terhadap ketentuan prokes yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Karena angka positif Covid-19 masih bergerak naik. Khusus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menurut politisi PDI-Perjuangan itu, angka persebaran Covid-19 masih cukup tinggi.

“Prinsipnya untuk kembali mengembangkan objek wisata di masa sekarang ini, harus ada ketentuan-ketentuan yang di buat. Dan semua harus taat dengan ketentuan itu, tidak semata-mata bagaimana protokol Covid-19, tetapi harus ada pengaturan yang ketat di masing-masing titik,” ucap Esty usai pertemuan Tim Kunspek Komisi X DPR RI dengan Bupati Kulon Progo dan para agen-agen wisata di DIY, dilansir dari Dpr.go.id (06/12/2020).

Legislator dapil DIY itu menambahkan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada sektor pariwisata belum terserap secara merata. Masih ada beberapa yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, artinya masih ada beberapa titik yang belum terserap bantuannya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: