Desainer Jenahara Tunda Buka 4 Toko di Mall Gara-gara Ada Corona

FOTO: wolipop.detik.ccom/indolinear.com
Rabu, 10 Juni 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Perancang busana muda, Jenahara Nasution termasuk yang merasakan dampak corona ini. Sebelum ada pandemi corona, desainer yang memiliki ciri khas rancangannya edgy dan monokrom itu sebenarnya akan mengubah konsep brandnya menjadi perusahaan ritel. Brand Jenahara sendiri baru saja diakusisi oleh Delami Brand.

“Kita itu punya big plan buat Jenahara salah satunya mau membuka toko di beberapa mal tahun ini dan juga arah kita sekarang kan sudah ke ritel. Jadi sejujurnya dengan adanya isu corona pasti dampaknya terasa banget karena bagaimana ya orang takut ke mall, otomatis nggak ada penjualan di mall,” kata Jenahara saat dihubungi Wolipop lewat telepon Rabu (1/4/2020).

Dilansir dari wolipop.detik.com, Jenahara pun mengaku menunda pembukaan di beberapa mall akibat adanya pandemi corona ini. Kini dia fokus pada penjualan secara online.

“Akhirnya kita coba push ke online. Tapi aku juga nggak tahu semoga ini it works ya dalam artian aku nggak muluk-muluk karena kan aku lihat sekarang ini concern-nya kayak kebutuhan basic,” jelas wanita yang akrab disapa Jena itu.

Efek corona yang akan panjang hingga Idul Fitri 2020 ini juga dikhawatirkan Jenahara dan desainer lainnya. Menurut Jena, biasanya menjelang ramadhan dan Idul Fitri, desainer dan brand fashion sudah menyiapkan stok busana lebih banyak dibanding bulan-bulan sebelumnya.

“Teman-teman desainer aku barangnya numpuk. Persoalannya itu bukan masalah barangnya, tapi kita itu sudah prepare buat Lebaran, di mana barang dan stok sudah ready, jumlah stoknya pasti lebih besar dibandingkan stok produksi normalnya. Ini yang dibilangnya serem banget. Dengan stok yang berlebih, dengan kondisi lagi kayak gini kan. Jadi semua ini dirasakan semua terutama di Indoensia karena kan di di sini Lebaran itu kan jadi tempatnya kita cari rezeki,” tutur Jena panjang lebar.

Jena sendiri juga sudah mempersiapkan koleksi untuk Lebaran yang seharusnya dijual di toko yang ada di mall. “Banyaak banget (koleksi Lebaran), makanya kebayang kan aku mau buka toko langsung empat tadinya rencana. Dengan adanya corona seperti ini otomatis kita mau buka pop up store di FX dan Kokas dulu, jadi ketunda, ya bisa kebayang dengan jumlah produksi yang banyak tapi akhirnya tempat jualannya terbatas dengan situasinya juga,” ucap putri Ida Royani itu.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: