Deretan Jenderal Dan Perwira TNI AD Tokoh Kunci Penumpasan PKI

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 2 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Peristiwa gerakan 30 September PKI atau G30S/PKI menjadi salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia. Sebanyak enam jenderal dan satu perwira TNI AD tewas dibunuh dan jasadnya dikubur di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Rezim Orde Baru langsung menunjuk Partai Komunis Indonesia (PKI), sebagai dalang di balik peristiwa itu dengan tujuan kudeta dan menggulingkan Presiden Soekarno pada saat itu.

Setelah peristiwa G30S/PKI, kekuatan dikerahkan untuk menumpas PKI hingga ke akar-akarnya. Ada beberapa tokoh penting di balik penumpasan PKI. Dilansir dari Merdeka.com (30/09/2020), berikut tokoh-tokoh penting yang ikut andil dalam melumpuhkan PKI:

Sarwo Edhie

Komandan RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat), Sarwo Edhie tak berpikir lama saat dirinya ditunjuk untuk memimpin penumpasan PKI. Salah satu alasannya ialah karena korban gerakan 30 September 1965 adalah teman dan pelindungnya di Angkatan Darat, yakni Jenderal Ahmad Yani.

Sarwo Edhie diberi tugas melenyapkan anggota PKI di lahan subur komunis di Jawa Tengah. Pada tahun 1989, sebelum kematiannya, Sarwo Edhie memberi pengakuan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa 3 juta orang tewas dalam pertumpahan darah ini.

Soeharto

Kedua, Jenderal Soeharto juga menjadi tokoh penting dalam penumpasan PKI. Ia yang pada saat itu menjabat sebagai Panglima Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat), menggunakan empat tahap untuk menghabisi para PKI.

Pertama, diusahakan untuk menetralisir pasukan-pasukan yang masih mengambil stelling di sekitar Medan Merdeka. Kedua, Soeharto memerintahkan untuk menduduki kembali gedung Pusat Telekomunikasi dan RRI.

Ketiga, pada pukul 20.00 WIB Soeharto berbicara di depan radio, menjelaskan kepada seluruh Rakyat Indonesia apa yang telah terjadi dan menerangkan tindakan-tindakan apa yang telah diambil.

Keempat, Soeharto mulai memberikan pukulan maut kepada komplotan G30S dengan merebut PAU Halim. Tugas itu dipercayakan kepada RPKAD dengan bantuan Yon 328 Para Kudjang/Siliwangi.

M Jasin

M Jasin menjadi salah satu tokoh penting dalam penumpasan PKI. Pada tahun 1965, M Jasin sebagai Panglima Kodam Brawijaya menggelar operasi militer untuk menumpas PKI.

Juni 1968, Operasi Trisula mulai digelar. Kolonel Wintarmin diangkat sebagai komandan. Tentara menyisir kawasan hutan Blitar Selatan untuk mencari pemberontak.

Banyak anggota PKI yang tertangkap. Operasi Trisula mencatat 33 tokoh PKI ditembak mati. Sementara 850 tokoh PKI bisa ditangkap selama tiga bulan.

AH Nasution

Kolonel AH Nasution memegang kendali atas penumpasan PKI. Saat itu dia menjabat sebagai Kepala Staf Operasi Markas Besar Angkatan Perang RI. Kepada Presiden Soekarno, dia memaparkan rencana operasi penumpasan pemberontakan PKI di Madiun.

Keseluruhan operasi penumpasan pemberontakan PKI Madiun itu hanya diberi waktu dua minggu. Prajurit tuntas mengemban tugas, hingga tertangkapnya semua pentolan PKI. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: