Denmark Open 2019, Ahsan/Hendra Coba Taktik Baru Menghadapi Marcus/Kevin

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Senin, 21 Oktober 2019

Indolinear.com, Denmark – Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, akan mencoba strategi baru untuk melawan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di final Denmark Open 2019.

Indonesia berhasil meloloskan tiga wakilnya ke babak final Denmark Open 2019. Tigal wakil Indonesia itu berasal dari nomor ganda putra dan ganda campuran.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi wakil Indonesia di nomor ganda putra. Sementara itu, di nomor ganda campuran diwakili oleh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Dengan lolosnya Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra, Indonesia sudah dipastikan mengunci satu gelar di nomor ganda putra. Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra sudah sering berhadapan di lapangan pertandingan.

Pertemuan pada laga final Denmark Open 2019 menjadi duel kelima sepanjang tahun ini. Menariknya, semua duel tersebut terjadi pada babak final.

Namun, dari empat pertemuan yang sudah terjadi, Ahsan/Hendra belum pernah berhasil meraih kemenangan atas Marcus/Kevin.

Mohammad Ahsan mengaku akan kembali mempelajari pola permainan Marcus/Kevin guna membawa pulang gelar juara turnamen BWF World Tour 750 tersebut.

“Malam ini kami akan pelajari lagi permainan mereka. Mungkin akan mencoba strategi baru,” ucap Ahsan, dilansir dari Kompas.com (20/10/2019).

“Namun, kami juga belum tahu pasti akan bermain seperti apa,” kata Ahsan lagi.

Untuk mencapai laga puncak, Ahsan/Hendra lebih dulu mengalahkan runner-up Denmark Open 2018, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), pada babak semifinal.

Duet berjulukan The Daddies itu membutuhkan 51 menit untuk mengalahkan Kamura/Sonoda melalui permainan tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, 21-15.

Diakui Hendra Setiawan, fokus bertanding menjadi kunci untuk bisa memenangi laga melawan pasangan unggulan keempat itu.

“Kami tentu senang dengan dengan kemenangan hari ini. Mereka lawan yang tangguh. Kami sering berhadapan dan selalu ketat,” kata Hendra.

“Kunci kemenangan kami karena kami mencoba fokus pada permainan kami,” ucap Hendra lagi.

Pernyataan Hendra ini diamini oleh rekannya, Ahsan.

Ahsan mengatakan bahwa dia dan Hendra selalu berinisiatif melancarkan serangan terlebih dulu.

“Kami fokus dengan strategi yang sudah kami susun. Kami menyerang mereka lebih dulu dan fokus terus,” ujar Ahsan.

Rangkaian pertandingan final Denmark Open 2019 akan berlangsung di Lapangan 1 Odende Sportspark, Odense, Denmark, Minggu (20/10/2019). Laga Ahsan/Hendra kontra Marcus/Kevin akan dimainkan pada partai keempat. (Uli)